Bawa Nuansa Reggae dan Bidik Rekor Dunia, Bali International Golf Sukses Manjakan Ratusan Golfer di Golfphoria 2026

Golfphoria 2026 di Bali International Golf (BIG) diikuti 312 peserta ini sukses mencuri perhatian karena sedang membidik rekor bergengsi tingkat dunia lewat pengajuan ke Guinness World Records.

25 Juli 2026, 16:37 WIB

DenpasarGolf bukan cuma soal gaya hidup kaku dan eksklusif. Lewat ajang Golfphoria 2026 di Bali International Golf (BIG), olahraga hijau ini disulap jadi festival super meriah berbalut tema Reggae yang santai dan penuh warna, Sabtu (25/7).

Nggak tanggung-tanggung, turnamen yang diikuti 312 peserta ini sukses mencuri perhatian karena sedang membidik rekor bergengsi tingkat dunia lewat pengajuan ke Guinness World Records.

Ambisi ini tentu jadi kelanjutan manis setelah tahun lalu sukses mengantongi Rekor MURI sebagai turnamen virtual golf dengan peserta terbanyak di Indonesia.

Digelar seharian penuh, para peserta langsung merasakan sensasi adu swing di lapangan legendaris dunia, Royal Portrush Dunluce Links di Irlandia Utara, tanpa harus beranjak dari Pulau Dewata.

Suasana makin panas sekaligus asyik berkat banjir hadiah fantastis mulai dari motor, paket liburan mewah dari Komodo Luxury dan IndonesiaJuara Trip, hingga hadiah hole-in-one yang bikin deg-degan.

Selain seru-seruan di lapangan dan pamer kostum terbaik saat gala dinner, ajang yang didukung penuh oleh Juara Holding Group (JHG) sebagai sponsor utama ini juga membawa misi sosial yang keren abis.

Lewat program “Everyone Can Golf, Everyone Deserves a Chance”, BIG memberikan pelatihan golf gratis bagi anak-anak panti asuhan di Denpasar agar olahraga ini bisa diakses oleh siapa saja.

Kerennya lagi, event akbar ini jadi langkah awal ambisi besar BIG untuk bertransformasi menjadi Best Sport Hub Center in Bali, memadukan olahraga, hiburan, hingga pariwisata premium Indonesia Timur lewat konsep “bermain di Bali, berlayar ke timur”.

Kompetisi mempertandingkan skill category (longest drive, nearest to the pin) dan winner category (best gross overall, best nett overall, flight A/B/C best gross & best nett 1 & 2, serta ladies best gross & best nett).

Selain kategori pertandingan, rangkaian acara turut dimeriahkan dengan Best Costume Award yang diberikan kepada tiga peserta dengan kostum terbaik pada gala dinner.

Bagi tuan rumah, Golfphoria bukan saja turnamen, melainkan pernyataan sikap. “Golfphoria lahir dari keyakinan golf itu untuk semua orang, bukan hanya kalangan tertentu.

“Kami sengaja mengemasnya seperti festival, ada musik, ada kompetisi, supaya siapa pun merasa punya tempat di lapangan ini,” ujar Sayyid Haekal, President Director Bali International Golf.

Semangat itu diwujudkan lewat program tanggung jawab sosial “Everyone Can Golf, Everyone Deserves a Chance”, yang membina anak-anak dari panti asuhan di Denpasar berusia 6 hingga 10 tahun melalui pelatihan golf gratis dan berkelanjutan bersama pelatih profesional BIG, mulai dari teknik dasar hingga pembentukan karakter.

Program ini bukan kegiatan seremonial sesaat, melainkan pembinaan berjenjang, dengan peluang bagi mereka yang berkembang pesat untuk bergabung ke organisasi seperti Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan berkompetisi di ajang lokal maupun nasional sesuai kategori usia.

“Bagi kami, Everyone Can Golf bukan sekadar tagline. Kami ingin menciptakan kesempatan yang nyata agar lebih banyak orang dapat mengenal golf, termasuk anak-anak yang sebelumnya mungkin tidak memiliki akses terhadap olahraga ini,” ujarnya menambahkan.

Golfphoria 2026 juga menjadi bagian dari visi jangka panjang Bali International Golf untuk bertransformasi dari destinasi golf menjadi Best Sport Hub Center in Bali.

Dengan pengembangan berbagai fasilitas olahraga dan gaya hidup, termasuk arena billiard premium, lapangan padel, dan running track, Bali International Golf semakin memperkuat perannya dalam ekosistem sport tourism di Bali.

Dalam semangat tersebut, Golfphoria hadir bukan sekadar sebagai turnamen golf, tetapi sebagai pintu masuk menuju pengalaman wisata yang lebih luas.

Dari Bali, para peserta dapat terhubung dengan berbagai destinasi unggulan Indonesia Timur—mulai dari savana Sumba hingga pelayaran phinisi mewah di Taman Nasional Komodo. Golf pun menjadi jembatan yang menghubungkan olahraga dengan eksplorasi Indonesia.

Penyelenggaraan Golfphoria 2026 turut didukung oleh Juara Holding Group (JHG) sebagai sponsor utama untuk tahun kedua berturut-turut, memperkuat sinergi antara olahraga, sport tourism, dan pariwisata premium Indonesia.

“Kami hadir di Golfphoria bukan untuk menjadi panggung, tapi menjadi jembatan. Bali International Golf sudah membangun rumahnya dengan luar biasa — tugas kami sebagai mitra adalah memastikan setiap tamu pulang membawa lebih dari kemenangan: relasi baru, peluang baru, dan alasan untuk kembali. Sport tourism Bali akan besar bila semua pelakunya saling melengkapi — dan Juara Holding Group ada untuk melengkapi, bukan bersaing,” ujar Agung Afif, Founder Juara Holding Group.

Wujud sinergi itu hadir melalui dua lini pariwisata premium di bawah Juara Holding Group: Komodo Luxury, operator pelayaran phinisi mewah di Taman Nasional Komodo, dan Bali Premium Trip, penyedia pengalaman wisata premium selama di Bali.

Lewat keduanya, kemenangan di Golfphoria berlanjut menjadi pelayaran ke Indonesia Timur — perpaduan golf dan luxury travel yang menjadikan Golfphoria model baru golf tourism Indonesia: bermain di Bali, berlayar ke timur.

Pintu kolaborasi Juara Holding Group terbuka bagi pelaku usaha, pemerintah, investor, dan komunitas olahraga yang ingin tumbuh bersama ekosistem pariwisata Bali dan Indonesia Timur. ***

Berita Lainnya

Terkini