Kuta – Menikmati keindahan Pulau Dewata kini punya cara baru yang sarat makna. Discovery Kartika Plaza Hotel Bali resmi membuka pameran seni bertajuk ‘Instilling Batuan’ yang memanjakan mata para pencinta seni.
Berlangsung selama dua bulan penuh hingga 24 September 2026, pameran ini menampilkan karya memukau dari dua perupa andal asal Bali: I Made Griyawan dan Wayan Adi Mataram.
Gaya lukis Batuan sendiri bukan aliran seni biasa. Akar sejarahnya sudah tercatat dalam Lontar Batuan sejak tahun 1022 Masehi!
Meski berasal dari generasi berbeda—Adi Mataram lahir tahun 1970 dan Griyawan lahir tahun 1979—keduanya ternyata tumbuh dari akar budaya yang sama. Keduanya menimba ilmu di lingkungan keluarga pelukis legendaris Batuan, I Wayan Taweng.
Hal inilah yang membuat karya mereka punya benang merah yang kuat, menjembatani tradisi masa lalu dengan sentuhan segar masa kini.
Berkunjung ke pameran ini, pengunjung bakal disuguhi dua karakter seni yang kontras namun saling melengkapi:
I Made Griyawan: Menghadirkan eksplorasi warna yang lebih kaya, memadukan corak hidup dengan garis hitam tipis serta gradasi tonal yang lembut dan memikat.
Wayan Adi Mataram: Konsisten mempertahankan gaya visual monokrom khas Batuan. Lewat permainan hitam-putih, ia sukses menonjolkan harmoni, keseimbangan, serta kekuatan narasi yang mendalam.
Tradisi bukanlah sekadar pengulangan, melainkan melanjutkan sebuah percakapan,” ujar Griyawan.
Senada dengan itu, Adi menambahkan, “Gaya monokrom membantu saya fokus pada harmoni dan esensi cerita, sebagai bentuk penghormatan kepada para maestro terdahulu.”
General Manager Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Luis Daniel Garcia, mengungkapkan hotelnya berkomitmen menghadirkan pengalaman budaya yang bermakna bagi para tamu.
Hospitality bukan sekadar soal tempat menginap, tapi juga bagaimana kita merayakan kekayaan seni dan kreativitas lokal Bali di lokasi tepi pantai yang inspiratif,” pungkasnya.***

