Berkendara Aman di Tengah Hujan Abu : Tips Penting dari AHM

8 September 2026, 15:40 WIB

Jakarta – Hujan abu vulkanik merupakan gangguan kecil di jalan dan tantangan serius yang bisa mengancam keselamatan pengendara.

Partikel abu yang beterbangan mampu mengurangi jarak pandang, membuat jalan licin, hingga merusak komponen kendaraan. Karena itu, pengendara dituntut untuk lebih waspada, mempersiapkan diri, dan tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

Sebelum berangkat, pastikan perlengkapan berkendara digunakan secara lengkap. Helm dengan visor tertutup, masker penyaring partikel halus, serta kacamata tambahan menjadi tameng penting melawan iritasi dan gangguan pandangan.

Kondisi visor helm juga harus diperhatikan membersihkan abu secara sembarangan justru bisa menggores permukaan dan mengurangi visibilitas. Selain itu, periksa kondisi kendaraan : tekanan ban, sistem pengereman, lampu, spion, hingga filter udara.

Abu vulkanik dapat menumpuk dan mengganggu performa mesin, sehingga pemeriksaan menyeluruh menjadi langkah wajib. Jangan lupa memantau informasi resmi terkait aktivitas gunung api dan kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan.

Abu yang bercampur air membuat jalan licin dan berbahaya. Karena itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan, menghindari manuver mendadak, dan menjaga jarak aman lebih lebar dari biasanya. Kendalikan kendaraan dengan halus dan penuh konsentrasi.

Jika abu semakin pekat hingga jarak pandang terbatas, jangan memaksakan diri. Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, dan cari tempat aman untuk menepi. Ingat, membuka visor helm saat abu pekat hanya akan memperburuk kondisi.

Perhatian tidak berhenti setelah perjalanan selesai. Filter udara, sistem pengereman, rantai, mesin, hingga lampu perlu diperiksa. Abu yang bersifat abrasif bisa merusak komponen jika tidak dibersihkan dengan benar.

Hindari menggosok bodi kendaraan saat kering; gunakan air terlebih dahulu agar tidak menimbulkan goresan. Pesan dari AHM Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor, Daniel Aria Sulistya Nugroho, mengingatkan: “Lakukan persiapan sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera menepi apabila kondisi sudah tidak memungkinkan. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda hingga aman tetap menjadi pilihan terbaik. Tetap Cari_Aman saat berkendara”.***

 

Berita Lainnya

Terkini