DIY Perketat Pengawasan Siswa, Antisipasi Seruan Aksi Demonstrasi

Polda DIY pun telah memetakan sejumlah titik vital, termasuk Malioboro, Titik Nol Kilometer, pertigaan UGM, hingga persimpangan Gejayan.

28 Agustus 2026, 14:52 WIB

Yogyakarta – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menyalakan alarm kewaspadaan. Menyusul beredarnya seruan aksi demonstrasi di media sosial yang digagas Aliansi Mahasiswa Yogyakarta (AMY) pada 27–31 Agustus 2026, seluruh SMA dan SMK negeri maupun swasta di DIY diminta memperketat pengawasan terhadap siswanya.

Instruksi tegas itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/400.3/684/D14 yang ditandatangani Kepala Disdikpora DIY, Drs. Raden Suci Rohmadi, Rabu (26/8/2026).

“Kepala sekolah agar melakukan pengawasan ketat terhadap peserta didik dan memberikan imbauan untuk tidak mudah terprovokasi ajakan aksi anarkis, baik langsung maupun melalui media sosial,” tulis Suci dalam edaran yang diterima Kamis (27/8/2026).

Disdikpora mendorong sekolah mengalihkan energi siswa ke kegiatan ekstrakurikuler yang produktif. Peran keluarga juga ditekankan sebagai benteng utama di luar jam belajar.

“Kegiatan ekstrakurikuler harus diisi dengan hal-hal positif bagi peserta didik,” tegasnya. Informasi yang beredar menyebutkan aksi demonstrasi berpotensi menyasar titik-titik krusial di Yogyakarta, seperti gedung DPRD DIY hingga Titik Nol Kilometer.

Hingga Kamis siang, pantauan lapangan menunjukkan Malioboro dan sekitarnya masih kondusif tanpa pergerakan massa. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan kepolisian menghargai hak warga negara dalam menyampaikan pendapat, tetapi aturan hukum tetap harus dipatuhi.

Polda DIY pun telah memetakan sejumlah titik vital, termasuk Malioboro, Titik Nol Kilometer, pertigaan UGM, hingga persimpangan Gejayan.

“Kami berkomitmen mengawal setiap aksi aspirasi, namun pemberitahuan resmi tetap harus disampaikan,” ujarnya.

Dengan langkah antisipasi ini, pemerintah daerah dan aparat berharap generasi muda tidak terjebak dalam arus provokasi, melainkan tumbuh sebagai pelopor perubahan yang cerdas, kritis, dan tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi yang damai.***

Berita Lainnya

Terkini