Kepengurusan Baru Segera Terbentuk! IKB Flobamora Bali Mulai Jaring Calon Ketua Umum Lewat Caretaker

Ikatan Keluarga Besar Flores, Sumba, Timor, dan Alor (IKB Flobamora) Bali tengah bergerak cepat mencari nakhoda baru demi menggantikan Herman Umbu Billy yang masa baktinya telah rampung.

28 Juli 2026, 09:41 WIB

Denpasar – Bertempat di Rumah Sinergi, Jalan Tukad Musi, Renon, Denpasar, saat Ikatan Keluarga Besar Flores, Sumba, Timor, dan Alor (IKB Flobamora) Bali bersiap menyongsong kepemimpinan baru.

Organisasi kekeluargaan besar asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Dewata ini tengah bergerak cepat mencari nakhoda baru demi menggantikan Herman Umbu Billy yang masa baktinya telah rampung.

Karena proses pemilihan sebelumnya belum memunculkan nama calon definitif, tongkat estafet kepemimpinan untuk sementara dipercayakan kepada tim caretaker yang terdiri dari lima tokoh senior.

Mereka adalah Fredrik Billy selaku ketua, didampingi oleh Ardy Ganggas, Agustinus Dei Segu, Yanri Ottu, dan Fila Hidayana sebagai anggota.

Menurut Fredrik Billy, penunjukan caretaker ini merupakan hasil mandat dari Rapat Tertinggi Anggota (RTA) yang digelar bulan lalu. Berdasarkan aspirasi warga paguyuban, para anggota sangat mendambakan figur pemimpin pemersatu yang mampu merangkul semua kalangan.

Tugas utama tim caretaker merampungkan persiapan RTA Luar Biasa dalam kurun waktu paling lambat tiga bulan serta memproses penjaringan bakal calon ketua umum untuk masa bakti 2026–2029.

Dalam proses penjaringan yang berjalan dinamis, tim penyaringan dan penjaringan telah mengantongi tiga nama kuat yang mewakili wilayah kultural utama, yakni Sensilius Dore dari Flores, Gideon Napatadi dari Sumba, dan Sindi Rotnana dari Timor.

Proses pendaftaran resmi pun telah dibuka bagi para kandidat untuk mengambil formulir kesediaan. Batas akhir pendaftaran ditetapkan hingga 31 Juli 2026 mendatang. Jika nantinya hanya ada satu kandidat yang melaju, maka pemilihannya akan berproses sebagai calon tunggal.

Agenda Padat Menuju Kemerdekaan RI

Rangkaian pemilihan ini dirancang cukup padat namun efisien. Setelah masa pendaftaran usai, tahapan berikutnya adalah sosialisasi bakal calon ke berbagai unit IKB Flobamora di seluruh kabupaten/kota se-Bali yang dimulai pada 2 Agustus 2026. Para kandidat kemudian memiliki waktu hingga 5 Agustus 2026 untuk mengumpulkan formulir dukungan resmi.

Puncaknya, momentum pemilihan melalui RTA Luar Biasa dijadwalkan akan digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni pada 17 Agustus 2026. Uniknya, acara akbar ini akan diawali dengan upacara bendera di mana seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian adat, sebelum akhirnya melanjutkan agenda musyawarah tertinggi organisasi. Pihak caretaker juga berharap pemerintah daerah nantinya bisa turut hadir dalam acara pelantikan ketua umum terpilih.

Syarat Ketat Jadi Calon Ketua Umum

Bagi warga Flobamora yang berniat mendaftar, panitia telah menetapkan beberapa kriteria dasar yang harus dipenuhi. Calon ketua umum wajib merupakan anggota yang terdaftar di unit, memiliki rekam jejak aktif di kepengurusan, dewan pembina, maupun penasihat organisasi.

Selain itu, kandidat juga harus memiliki waktu luang yang cukup, berusia minimal 40 tahun, serta sehat jasmani dan rohani.

Menanggapi proses transisi ini, sesepuh Flobamora Bali, Yusti Diaz, mengingatkan pentingnya momentum penjaringan ini. Mengingat skala organisasi yang sangat besar sebagai wadah pemersatu warga keturunan NTT di Bali, pemilihan ini diharapkan mampu membawa Flobamora semakin solid ke depannya. ***

Berita Lainnya

Terkini