Buleleng – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditegaskan Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra.
Dalam Rapat Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan Gizi, KIA, dan Kespro di Lovina Haven, Selasa (28/4/2026), ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama.
“PKK bukan sekadar organisasi wanita, melainkan mitra strategis pemerintah yang mampu mengetuk langsung pintu rumah warga,” ujarnya penuh semangat.
Wardhany menyoroti fokus jejaring layanan yang mencakup pencegahan stunting melalui gizi seimbang, pengawalan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga edukasi kesehatan reproduksi.
Ia menekankan perlunya mencegah pernikahan dini serta melakukan deteksi dini kanker pada perempuan.
Mekanisme jejaring, lanjutnya, berjalan berjenjang: dari kader dasawisma yang menemukan kasus di lapangan, diteruskan ke desa, hingga penanganan medis di puskesmas atau rumah sakit.
“Dalam sistem ini kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus terlibat dan saling mendukung,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, menambahkan penguatan jejaring layanan menjadi langkah vital dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Meski tren penurunan sudah terlihat, sejumlah indikator kesehatan masih perlu perhatian serius.
“Sinergi antara fasilitas kesehatan, pemerintah, dan lintas sektor akan membuat pelayanan semakin optimal,” ungkapnya.
Rakor ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan, demi percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Buleleng.***

