Konsumsi BBM dan LPG di Bali Meningkat

24 Agustus 2020, 18:04 WIB

WhatsApp%2BImage%2B2020 08 24%2Bat%2B14.02.32
Pertamina mencatat Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di daerah Bali pada bulan agustus./ist

Denpasar– Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah Bali tercatat
meningkat 11% Per Agustus ini, Pertamina mencatat konsumsi rata-rata
sales BBM jenis Gasoline dan Gasoil sebesar 2.900 KL per hari
dibandingkan dengan bulan Juli sebesar 2.600 KL per hari.

Pertamina juga mencatat adanya kenaikan produk rendah emisi seperti Pertamax, yang mengalami kenaikan sebesar 12%.

“Pada bulan Juni lalu tercatat konsumsi sebanyak 242 KL/hari, kemudian
naik menjadi 271 KL/hari sampai dengan akhir Juli kemarin,” jelas Rustam
Aji, Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V. 

Program Langit Biru sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian
lingkungan, memperoleh dukungan dari masyarakat di Kota Denpasar. 

Upaya pengurangan emisi gas karbon di udara dengan peralihan menggunakan
Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih berkualitas dan rendah emisi bagi
kendaraan, sebagai bentuk aksi nyata kontribusi masyarakat untuk
lingkungan.

Setelah diluncurkan pada Tanggal 5 Juli 2020 lalu, masyarakat yang
sebelumnya masih menggunakan BBM Premium kemudian beralih ke BBM Perta
Series (Pertalite dan Pertamax) di Kota Denpasar, terus bertambah setiap
harinya.

Setelah sebulan program ini berjalan, rerata konsumsi harian Pertalite
di Denpasar tercatat meningkat menjadi 1.063 KL/hari, atau meningkat 12
persen. Sebelumnya, rata-rata konsumsi harian Pertalite sepanjang Bulan
Juni 2020 sebanyak 950 KL/hari.  

Pertamina mengapresiasi masyarakat yang sudah beralih menggunakan dan
merasakan pengalaman langsung keunggulan kualitas Pertalite dan juga
Perta-Series lainnya. 

 “Semoga kualitas lingkungan, khususnya udara di Kota Denpasar bisa
semakin bersih seiring dengan peningkatan penggunaan BBM yang
berkualitas dan rendah emisi,” ujar Rustam.

Sedangkan sektor LPG, pada bulan Agustus ini, Pertamina mencatat kenaikan konsumsi LPG sebesar 8% dibandingkan pada bulan Juli 2020.

Pertamina mencatat konsumsi LPG sebesar 716 MT per hari pada bulan
Agustus 2020 dibandingkan dengan konsumsi pada bulan Juli 2020 kemarin
sebesar 660 MT per hari.

 Pertamina mengimbau, agar masyarakat yang tidak berhak menggunakan LPG
Bersubsidi, yaitu selain masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha
mikro, untuk dapat menggunakan Bright Gas, LPG yang tidak bersubsidi. 

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan
pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan
distribusi produk Pertamina melalui Pertamina Call Center di nomor 135. (lif)

Artikel Lainnya

Terkini