Koster: Anggaran Harus Berikan Output dan Outcome Bagi Kesejahteraan Masyarakat

13 November 2020, 08:05 WIB

Gubernur Bali Wayan Koster/ist

Denpasar – Anggaran pemerintah tidak hanya digunakan secara benar,
efektif efisien tetapi juga memberikan output dan outcome yang nyata dan
berguna nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat melantik dan mengambil
sumpah pejabat baru Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali Muhammad Masykur serta mengukuhkan Kepala
Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paulus Dwi Laksono di Gedung
Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali Denpasar, Kamis (12/11).

Dia mengapresiasi kerja sama serta sinergitas yang telah terbentuk dengan
jajaran BPKP Provinsi Bali dalam melaksanakan pengawasan intern terhadap
akuntabilitas keuangan daerah, pemberian asistensi penyusunan laporan keuangan
pemerintah daerah dan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Meskipun Pemprov Bali telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
sebanyak 7 kali secara berturut turut, hal ini tidak membuat pihaknya berpuas
diri.

Sebaliknya, berupaya bekerja lebih giat lagi, lebih cermat lagi dalam
penyusunan serta penggunaan anggaran.

Sehingga anggaran yang ada, tidak hanya digunakan secara benar, efektif
efisien tetapi juga memberikan output dan outcome yang nyata dan berguna nyata
bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depannya, Gubernur Koster berharap agar BPKP bisa lebih progresif dalam
menentukan tolak ukur predikat WTP, di mana tidak hanya berdasarkan pada
pengelolaan keuangan yang baik, akuntabel dan transparan tetapi juga seberapa
besar kebermanfaatan dan output dari anggaran yang dipergunakan bagi
masyarakat.

Kepada Kepala BKN yang baru saja dikukuhkan, Gubernur Koster meminta agar
terus melakukan reformasi serta evaluasi terhadap berbagai kebijakan dalam
penyusunan dan penetapan kebijakan teknis di bidang manajemen kepegawaian.

Upacara pelantikan dan pengukuhan pada pagi hari ini turut dihadiri oleh
Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara Sally Salamah, Wakil Kepala BKN
Supranawa Yusuf, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Kepala OPD di lingkungan
Pemprov Bali serta undangan lainnya.(rhm)

Artikel Lainnya

Terkini