Lonjakan Harga Avtur Turunkan Keberangkatan Umrah DIY, Surya Group Berangkatkan 167 Jemaah Termasuk Karyawan Berprestasi

Selama di Tanah Suci, jemaah menginap di Hotel Alansor Golden Tulip Madinah dan Hotel Movenpick Hajar Tower Mekkah dengan rentang usia peserta antara 18 hingga 76 tahun.

4 Agustus 2026, 05:54 WIB

Yogyakarta — Lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) pada periode Juli hingga Agustus 2026 berdampak signifikan terhadap tren keberangkatan jamaah umrah di Indonesia, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Periode Juli dan Agustus yang biasanya menjadi salah satu puncak keberangkatan kini mengalami perlambatan akibat kenaikan harga tiket pesawat maskapai domestik maupun mancanegara yang mendongkrak tarif paket umrah.

Direktur Operasional PT Nur Ramadhan Internasional, Hamzah Kuwat Prasetya, mengungkapkan antusiasme masyarakat sebenarnya masih tinggi, namun terkendala tingginya harga avtur yang memicu penurunan jumlah jamaah sekitar 20 persen.

Sebagian besar calon jamaah pun memilih mengambil langkah wait and see menanti penurunan harga.

Meskipun demikian, PT Nur Ramadhan Internasional tetap mencatatkan keberangkatan sebanyak 167 jamaah umrah pada Senin, 3 Agustus 2026, di Yogyakarta International Airport (YIA), yang didominasi oleh rombongan Surya Group (Pabrik HS) milik pengusaha Haji Muhammad Suryo.

Rombongan jamaah tersebut mengambil program 9 hari menggunakan penerbangan langsung (direct) Garuda Indonesia menuju Madinah.

Selama di Tanah Suci, jamaah menginap di Hotel Alansor Golden Tulip Madinah dan Hotel Movenpick Hajar Tower Mekkah dengan rentang usia peserta antara 18 hingga 76 tahun.

Agenda ibadah meliputi salat berjemaah di Masjid Nabawi, ziarah, kunjungan ke Raudhah, perjalanan menggunakan kereta cepat Haramain ke Mekkah, pelaksanaan rangkaian ibadah umrah, hingga city tour ke Taif.

Di sisi lain, Bidang SDM Surya Group HS, Edi Ponco Sugiarto, menjelaskan dari total rombongan tersebut, sebanyak 156 orang merupakan keluarga besar Surya Group yang diberangkatkan sebagai bentuk reward atau apresiasi tahunan bagi karyawan berprestasi.

Program rutin yang telah berjalan sejak 2022 ini diberikan kepada karyawan yang berhasil mencapai target kerja, dengan peserta termuda berusia 19 tahun yang baru bekerja selama dua bulan.

Perasaan haru dan bahagia turut dirasakan oleh para peserta, salah satunya Aziz, karyawan Pabrik HS asal Magelang yang tidak menyangka bisa berangkat ke Tanah Suci berkat apresiasi dari perusahaan.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh Erna Susilawati yang dapat berangkat bersama suaminya selaku Kepala Desa Siloboro, Magelang, berkat fasilitas dari Haji Muhammad Suryo setelah memendam keinginan lama untuk berkunjung ke Baitullah.***

Berita Lainnya

Terkini