Maulid Nabi dan HUT RI ke-81 di Musala Al-Azmi: Perkuat Iman dan Kebersamaan Warga Kedonganan

Peringatan Maulid yang dirangkaikan dengan HUT RI di Musala Al -Azmi Kedonganan menjadi momentum untuk menyatukan nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan.

24 Agustus 2026, 09:36 WIB

Badung -Musala Al-Azmi Kedonganan sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Mengusung tema “Semangat Maulid, Semangat Kemerdekaan: Bersatu dalam Iman, Berbakti untuk Negeri,” kegiatan ini menjadi wadah memperkuat nilai spiritual sekaligus nasionalisme di tengah masyarakat.

Acara khidmat ini menghadirkan Kyai Haji Muhammad Anwar Hamid sebagai penceramah yang menyampaikan tausiyah penuh makna.

Kehadiran para tokoh penting turut menambah khidmat acara, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Badung  I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si., dan Ketua DMI Kabupaten Badung Ustaz H. Supriadi, M.B.A.

Selain itu, jajaran pemerintah daerah dan aparat turut hadir memberikan dukungan, meliputi Wakil Ketua MUI Badung Ustaz Suparmadi, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Badung Bapak Ida Bagus Putu Mas Arimbawa (mewakili Bupati Badung), Kasi Tramtib Bapak I Nyoman Putra Wirayudha (mewakili Camat Kuta), Sekretaris Lurah Kedonganan, serta Bhabinkamtibmas Kedonganan Alit yang mengamankan jalannya acara bersama ratusan jamaah, wali santri, mahasiswa, serta warga sekitar.

Ketua Takmir Musholla Al-Azmi, Sucipto, dalam keterangannya mengungkapkan penggabungan dua peringatan besar ini merupakan momentum strategis.

Penyatuan nilai keagamaan dan semangat kebangsaan diharapkan mampu membimbing masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid yang dirangkaikan dengan HUT RI menjadi momentum untuk menyatukan nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan.

“Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diwujudkan melalui akhlak, kepedulian, persaudaraan, serta pengabdian kepada masyarakat dan bangsa,” ujar Sucipto.

Ia menambahkan kegiatan ini juga berlandaskan semangat kearifan lokal menyama braya. Hal tersebut menjadi komitmen keluarga besar Al-Azmi dalam merawat kerukunan serta keharmonisan di tengah heterogenitas masyarakat Kedonganan.

Sebagai penutup, pihak panitia melalui perwakilan keluarga besar AZMI menyampaikan apresiasi mendalam dan matur suksma kepada pemerintah, tokoh agama, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi menyukseskan acara tersebut demi terwujudnya tujuan bersama sesuai tema yang diusung.***

 

Berita Lainnya

Terkini