PEKEN Jasindo Hadir di Bali: Perkuat Ekosistem UMKM Lokal Lewat Akses Pasar dan Proteksi Asuransi

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menegaskan kehadiran PEKEN Jasindo untuk membangun ekosistem bisnis yang kokoh, di mana pelaku usaha tidak hanya didorong untuk memperluas pasar, tetapi juga dibekali kesadaran mitigasi risiko yang matang.

23 Agustus 2026, 18:08 WIB

Tabanan -Guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan, PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) mengusung misi strategis melalui penyelenggaraan PEKEN Jasindo.

Mengambil momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari UMKM Nasional, kegiatan yang dihelat di Garuda Wisnu Singasana, Taman Bung Karno, Tabanan, Bali, ini difokuskan ganda pada peningkatan daya saing produk lokal sekaligus memberikan proteksi terhadap risiko usaha bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menegaskan tujuan utama kehadiran PEKEN Jasindo adalah membangun ekosistem bisnis yang kokoh, di mana pelaku usaha tidak hanya didorong untuk memperluas pasar, tetapi juga dibekali kesadaran mitigasi risiko yang matang.

Pihaknya menghadirkan PEKEN Jasindo sebagai ruang untuk tumbuh bersama. UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produknya, tetapi juga memperoleh akses terhadap jejaring, pengetahuan, dan perlindungan yang dapat mendukung keberlangsungan usahanya.

“Bagi kami, ketika UMKM semakin kuat, masyarakat semakin berdaya, dan pada akhirnya ekonomi Indonesia juga semakin kuat,” ujar Brellian.

Fokus utama dalam mendongkrak daya saing UMKM diwujudkan melalui program pengembangan kapasitas yang komprehensif. Asuransi Jasindo menghadirkan talkshow edukatif bertajuk “Mulai dengan Benar, Jual Lebih Pintar, Tumbuh Lebih Besar” yang dipandu oleh Mentor UMKM & Womenpreneur Bali, Kadek Wahyuni.

Sesi ini dirancang untuk membekali peserta dengan fondasi bisnis yang benar serta strategi pemasaran digital yang adaptif terhadap tren pasar modern.

Selain penguatan strategi bisnis, acara ini juga menggandeng komunitas lokal Daur Tera melalui workshop “Mengolah Ampas Kopi Menjadi Dupa”.

Pelatihan kreatif ini bertujuan mengoptimalkan potensi ekonomi sirkular, mengajarkan para pelaku usaha cara menyulap limbah domestik menjadi produk bernilai jual tinggi yang ramah lingkungan.

Guna memastikan pertumbuhan omzet langsung terjadi di lokasi acara, Asuransi Jasindo turut menggelontorkan 1.000 voucher pembelian dan 1.500 voucher hak undian doorprize bagi pengunjung.

Fasilitas ini terbukti ampuh menarik minat masyarakat sekaligus mendongkrak volume transaksi harian produk UMKM Tabanan.

Menyeimbangkan aspek ekspansi bisnis dengan manajemen risiko, Asuransi Jasindo menempatkan proteksi sebagai pilar krusial dalam pemberdayaan UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyerahkan perlindungan berupa Asuransi Kecelakaan Diri dengan total nilai pertanggungan Rp800 juta bagi 40 pelaku UMKM lokal. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen BUMN dalam memberikan jaminan keselamatan kerja bagi para pelaku usaha dan penanggung jawab di lapangan.

Jasindo percaya pertumbuhan UMKM perlu berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai risiko dan perlindungan.

“Karena itu, kami ingin membawa perspektif membangun usaha bukan hanya tentang bagaimana menjual lebih banyak, tetapi juga bagaimana memastikan usaha dan orang-orang di baliknya tetap terlindungi,” tutup Brellian.

Melalui sinergi yang melibatkan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat luas ini, Asuransi Jasindo optimis UMKM Bali dapat terus naik kelas, berdaya saing global, serta menjadi motor penggerak utama ketahanan ekonomi nasional.***

 

Berita Lainnya

Terkini