Penerimaan Peserta Didik Vokasi Kelautan 2026 Dibuka, Seragam Baru Diperkenalkan

Pentaru 2026, lmenyiapkan generasi baru yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan.

14 Mei 2026, 04:50 WIB

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (Pentaru) Tahun 2026 untuk satuan pendidikan tinggi dan menengah vokasi kelautan dan perikanan.

Peluncuran dilakukan di Kantor Pusat KKP, Jakarta, oleh Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dalam sambutannya, Nyoman menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Pentaru 2026, menurutnya, bukan sekadar proses penerimaan peserta didik, melainkan langkah menyiapkan generasi baru yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan.

Ia juga menyebutkan transformasi pendidikan vokasi tengah dilakukan, termasuk pembentukan Ocean Institute of Indonesia, untuk memperkuat daya saing pendidikan di bidang ini.

Selain membuka Pentaru, KKP juga meluncurkan seragam baru bagi peserta didik. Seragam ini diharapkan menjadi simbol disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Warna biru muda melambangkan keterbukaan dan integritas, sementara biru tua mencerminkan keteguhan serta kewibawaan.

Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Alan Freddy Koropitan, menambahkan, pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Pentaru.

Hal ini diharapkan mempermudah akses bagi anak pelaku usaha maupun pendukung sektor kelautan dan perikanan di berbagai daerah.

Alan menjelaskan, KKP memiliki 11 satuan pendidikan tinggi vokasi dan tujuh satuan pendidikan menengah, dengan kebijakan penerimaan yang menargetkan 100% anak pelaku usaha di sebagian besar satuan pendidikan, kecuali satuan pendidikan yang menerapkan PK-BLU.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menegaskan, pendidikan vokasi merupakan pilar utama dalam menyiapkan tenaga profesional yang mampu menghadapi tantangan global.

Ia berharap pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan tenaga kerja terampil, tetapi juga inovator dan wirausahawan yang dapat mendorong kemajuan industri perikanan nasional.***

Berita Lainnya

Terkini