PT Pegadaian Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Tengah

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, menjelaskan penyaluran bantuan ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah

28 Agustus 2026, 12:32 WIB

Lombok  Tengah — PT Pegadaian (Persero) memperkuat komitmen kepedulian sosialnya dengan kembali menyalurkan bantuan bagi korban musibah kebakaran di kawasan Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Penyaluran lanjutan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat perusahaan untuk mendampingi warga selama proses pemulihan pascakebakaran.

Aksi kemanusiaan tersebut dikoordinasikan oleh PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra melalui Area Ampenan.

Sejak insiden terjadi, perusahaan langsung bergerak cepat dengan mendistribusikan bantuan tahap pertama yang berfokus pada kebutuhan darurat warga.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, menjelaskan langkah cepat ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Menurutnya, bantuan awal tersebut disesuaikan secara langsung dengan kondisi mendesak di lapangan.

“Sesaat setelah musibah kebakaran terjadi, kami langsung berupaya memberikan bantuan tahap pertama berupa sembako serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian PT Pegadaian untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Edy Purwanto.

Edy menambahkan, merespons kebutuhan yang terus berlanjut, pihak perusahaan kini telah menyiapkan rangkaian bantuan tahap kedua yang difokuskan khusus pada pasokan logistik jangka panjang.

“Untuk tahap berikutnya, kami akan kembali menyalurkan bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan lainnya. Bantuan tahap kedua ini kami siapkan untuk melanjutkan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan, Taufan Nugroho, menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada fase darurat awal saja, melainkan berlanjut hingga masa pemulihan warga terdampak.

“Kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Setelah bantuan tahap pertama disalurkan sesaat setelah kejadian, kami kembali berkoordinasi untuk memberikan bantuan tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan warga terdampak,” ungkap Taufan Nugroho.

Taufan menilai bahwa fase pemulihan pascabencana memerlukan perhatian berkelanjutan karena tantangan yang dihadapi warga tidak hanya berhenti setelah api padam. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan di tingkat lokal agar distribusi logistik tepat sasaran.

Melalui program bertajuk Pegadaian Peduli ini, PT Pegadaian berharap beban masyarakat Desa Adat Sade dapat sedikit terringankan.

Ke depan, Kanwil Bali Nusra melalui Area Ampenan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi dengan baik selama masa pemulihan.***

Berita Lainnya

Terkini