Sekda Dewa Indra Dorong TPAKD Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat

2 Desember 2020, 19:59 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra/ist

Denpasar – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengajak
semua pihak, terutama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk
bekerja optimal untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat
kedepannya.

“Meskipun angkanya masih diatas rata-rata nasional, namun masih belum optimal
apalagi maksimal. Ini tantangan kita agar acara seperti ini tidak sekedar
seremonial saja,” Ujar Sekda Dewa Indra dalam acara Pengukuhan TPAKD
Kabupaten/Kota se-Bali di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar
pada Rabu pagi (2/12/2020).

Sekda Dewa Indra berharap pembentukan TPAKD di Kabupaten/Kota, harus jadi
langkah awal untuk bekerja lebih keras lagi kedepannya.

“Kita berharap tahun depan (angka literasi dan inklusi keuangan) bisa
meningkat, itu ukuran kita, langsung bekerja untuk petakan persoalan, bagian
mana yang belum tersentuh dan diselesaikan bersama, sehingga fokus sasaran
kita jelas dengan strategi tepat,” sambungnya.

Birokrat asal Pemaron, Kabupaten Buleleng ini menyampaikan apresiasi atas
peran OJK, yang terus meningkatkan upaya untuk turut membangun perekonomian di
Bali.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada kepala kantor OJK untuk sinergi
bersama aksi- aksi keuangan daerah, guna mendorong perekonomian di Bali.

“Kita bersama OJK terus berupaya memperluas akses keuangan bagi masyarakat
kita dan kabupaten kota harus mendukung penuh langkah kita,” tuturnya.

UMKM kita itu jumlahnya ratusan ribu, idelanya semua tahu dan bisa akses
informasi tentang KUR ini, serapan KUR kita di Bali cukup baik, tapi belum
optimal.

Sekda Dewa Indra juga melaporkan bahwa saat ini di lingkungan Pemprov Bali
tidak ada lagu transaksi tunai alias cash less. “Kita dorong lagi cash less
ini ke penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai
standarisasi pembayaran,” tutupnya. (riz)

Artikel Lainnya

Terkini