Yogyakarta – Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah memetakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah. Salah satu fokus utamanya yakni memaksimalkan aktivasi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sekaligus meningkatkan lama tinggal (length of stay) para wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY yang baru saja dilantik, Eling Priswanto, mengungkapkan ia sedang mengkaji peluang pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari sejumlah negara potensial guna meramaikan kunjungan wisman ke DIY.
Yang jelas di DIY sebagai kota wisata tentunya banyak sekali PR. Ini termasuk mungkin bagaimana aktivasi Bandara YIA supaya lebih maju lagi.
“Kemudian masih ada beberapa PR terkait dengan lamanya tinggal wisatawan di DIY kan perlu kita tingkatkan,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui usai pelantikan dirinya sebagai Kadispar DIY, Jumat (28/8/2026).
Eling menjelaskan, penjajakan rute penerbangan internasional ini diharapkan menjadi stimulus baru bagi konektivitas pariwisata Yogyakarta di tingkat global.
“Dan tentunya beberapa hal, mungkin sekiranya memungkinkan, besok ke depan kita bisa rintis untuk direct flight dengan beberapa negara-negara yang mungkin sudah berpotensi untuk meramaikan wisata DIY,” katanya.
Terkait negara mana saja yang menjadi target utama rute penerbangan langsung tersebut, Eling menyebut Cina dan Thailand masuk dalam daftar potensi yang kini sedang ditelaah lebih dalam. Namun menurutnya, rencana tersebut masih berada dalam tahap awal pembahasan.
“Ada beberapa ini sih yang menjadi mungkin yang potensial ke Cina ya, ada dari usulan. Tapi itu tentunya kita masih kaji lagi. Tapi yang jelas salah satunya dari Cina, kemudian Thailand juga ada beberapa itu. Tapi itu sifatnya masih kajian ya, belum fix. Masih kita pelajari, kita diskusikan,” pungkas Eling.***

