Yogyakarta– Keterbatasan fisik ternyata bukan penghalang untuk meraih mimpi besar.Hal ini dibuktikan oleh Angela Electra Vega Suseno, gadis berusia 17 tahun asal Yogyakarta yang sukses diterima di program studi Sosiologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur SNBT tahun ini.
Keberhasilan Angel—sapaan akrabnya—bukan sekadar prestasi biasa. Ia merupakan penyandang tunanetra total sejak kecil.
Bagi Angel, masuk UGM adalah impian yang sudah ia pupuk sejak duduk di bangku SMP, sekaligus meneruskan tradisi keluarga besarnya yang juga merupakan alumni kampus ternama tersebut.
Selama bersekolah di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta, Angel belajar untuk mandiri.
Ia terbiasa menggunakan teknologi screen reader pada ponselnya untuk mengakses materi pelajaran. Tidak hanya fokus di akademik, ia juga aktif berkegiatan, mulai dari band hingga public speaking.
Angel menceritakan masa SMA adalah titik baliknya untuk berinteraksi lebih mandiri. Ia pun sangat bersyukur memiliki lingkungan sekolah yang suportif.
“Teman-teman sangat terbuka, jadi saya tidak merasa kesulitan mengikuti pelajaran sampai lulus,” ujarnya.
Perjuangan Angel menuju bangku kuliah cukup menantang, terutama saat harus beradaptasi dengan komputer ujian yang baru pertama kali ia gunakan.
Namun, berbekal latihan menggunakan shortcut khusus dan bantuan kanal YouTube “Laksana Rangkuman Audio UTBK” yang ramah disabilitas, ia berhasil mengatasi rasa panik dan menyelesaikan ujian dengan lancar.
Kini, Angel tengah bersiap menatap jenjang perkuliahan. Ia berencana aktif di Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM dan bergabung dengan komunitas riset untuk mengasah minatnya.
Angel memberikan motivasi bagi rekan-rekan disabilitas lainnya. Ia berpesan agar tidak pernah berhenti berjuang demi cita-cita.
“Tetap semangat, karena kita tidak tahu rencana Tuhan itu indah buat kita. Apapun jalan yang kita pilih, selama itu baik, tetap diperjuangkan sampai kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan,” tutup Angel dengan penuh optimisme. ***

