Yogyakarta – Pameran Home Deco Expo kembali digelar pada 20–23 Mei 2026 di Bali Sunset Road Convention Centre. Ajang ini mempertemukan pelaku industri bahan bangunan, interior, arsitektur, konstruksi, dan home living dari berbagai daerah di Indonesia.
Penyelenggaraan tahun ini mendapat sambutan positif dari kalangan industri. Antusiasme peserta dan exhibitor dinilai mencerminkan meningkatnya optimisme pasar terhadap pertumbuhan sektor bahan bangunan dan properti nasional.
Sekretaris Jenderal IPBBI, Otto William Halim, menegaskan, tingginya partisipasi menunjukkan daya tahan serta potensi pertumbuhan industri bahan bangunan di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga bahan baku.
Antusiasme peserta Home Deco Expo 2026 merupakan indikator positif bahwa industri bahan bangunan nasional masih bergerak aktif dan optimis terhadap pasar domestik,”* ujarnya.
Home Deco Expo tidak hanya menjadi sarana promosi produk dan transaksi bisnis, tetapi juga wadah kolaborasi antar pelaku industri untuk memperkuat jaringan distribusi, memperluas pasar, serta memperkenalkan inovasi produk dan teknologi terbaru.
Pameran menghadirkan beragam kategori produk, mulai dari material bangunan, sanitary ware, furnitur, dekorasi interior, sistem konstruksi modern, hingga produk berbasis sustainable living dan smart home technology.
Selain itu, ajang ini diharapkan memperkuat posisi Bali sebagai barometer pertumbuhan sektor properti di Indonesia Timur.
Pertumbuhan sektor hospitality, villa, dan hunian premium di Bali dinilai terus mendorong kebutuhan akan produk bahan bangunan berkualitas dan inovatif.
IPBBI menekankan pentingnya dukungan iklim usaha yang sehat serta sinergi antara pelaku industri dan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor ini.
Home Deco Expo Bali 2026 terbuka bagi pelaku usaha, profesional industri, arsitek, kontraktor, developer, hingga masyarakat umum yang ingin mengikuti perkembangan tren dan inovasi terbaru dalam dunia bahan bangunan dan interior. ***

