KKP Bangkitkan Pelaku Usaha Perikanan dari Dampak Pandemi

29 Januari 2021, 22:56 WIB

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono secara
virtual menyerahkan bantuan untuk sejumlah Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM)
dari beberapa wilayah seperti Jakarta, Sukabumi, Subang, Pasuruan, Bondowoso,
dan Sampang pada Jumat (29/1/2021).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat sebagai
tambahan investasi bagi para pelaku usaha kecil.

Pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia hampir satu tahun ke belakang
tentu berdampak besar pada melesunya industri perikanan di beberapa wilayah.

Kondisi ini menyebabkan berkurangnya serapan pasokan dari nelayan dan
pembudidaya kepada pembeli sehingga terjadilah penumpukan hasil produksi serta
penurunan mutu dan pembusukan karena ikan tidak tertangani dengan baik.

“Ikan merupakan bahan pangan istimewa karena kandungan gizinya yang baik. Di
sisi lain, ikan bersifat mudah rusak jika tidak cepat terdistribusikan
sehingga perlu pengelolaan dan dukungan sarana dan prasana khusus untuk
menjaga mutu dan keamanan pangannya,” ujar Menteri Trenggono dalam
sambutannya.

Hal itulah yang melatarbelakangi stimulus bantuan ini harus segera dilakukan
guna meningkatkan stamina dan imunitas kelompok masyarakat tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif bagi UMKM perikanan sekaligus
perbaikan ketahanan gizi masyarakat. Selain itu, dengan adanya bantuan gudang
beku diharapkan terjadi stabilitas pasokan dan harga ikan baik hasil tangkapan
laut maupun hasil budidaya.

Terkait permodalan yang juga seringkali menjadi kendala yang dihadapi UMKM,
KKP juga memfasilitasi melalui program Kredit Usaha Rakyat dari perbankan dan
menyediakan akses kepada sumber pendanaan lainnya melalui Badan Layanan Umum
Lembaga Pengelolaan Modal Usaha Kelautan dan Perikanan.

“Bantuan stimulus dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang diberikan oleh
KKP antara lain untuk peningkatan nilai tambah, penguatan sistem rantai dingin
guna mencegah penurunan mutu, peningkatan kapasitas simpan ikan, serta
dukungan pemasaran ikan yang bertanggung jawab,” sambungnya.

Ia juga berharap bahwa bantuan dari pemerintah tersebut tepat sasaran sehingga
dapat menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha perikanan untuk lebih giat
berbisnis, serta lebih memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan ikan agar
tercipta nilai tambah terhadap produk perikanan.

“Pada kesempatan ini, saya juga mengharapkan dukungan dari Bapak Bupati,
Kepala Dinas, dan unsur pemerintah daerah lainnya untuk bersama-sama membina
masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan bantuan secara amanah demi
kemajuan usaha Bapak dan Ibu sekalian serta perbaikan ekonomi dapat dirasakan
masyarakat secara luas,” tutupnya. (riz)

Artikel Lainnya

Terkini