Karya Ibu-ibu Batusesa Rebut Juara Pertama Parade Gebogan dan Baleganjur di The Blooms Bali

Rangkaian Parade Gebogan dan Baleganjur yang berlangsung sejak 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 di Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi seniman lokal, tetapi juga daya tarik wisata yang kuat.

9 Agustus 2026, 19:45 WIB

Baturiti — Semarak kreativitas seni tradisi Bali memuncak di kawasan destinasi wisata The Blooms Bali, Bedugul, pada Minggu (9/8/2026). Ajang bergengsi perlombaan Parade Gebogan dan Baleganjur resmi menutup rangkaian festival budaya yang sukses memukau ratusan penonton serta wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam kompetisi yang menuntut ketelitian estetika dan filosofi tinggi tersebut, perwakilan dari Banjar Batusesa, Desa Adat Candikuning, berhasil keluar sebagai Juara Pertama.

Kemenangan gemilang ini dipersembahkan oleh tim baru yang seluruhnya digawangi oleh para ibu-ibu muda dan generasi kreatif berusia 20 hingga 38 tahun.

Ni Luh Putu Prasiani, perwakilan Banjar Batusesa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

Ia menceritakan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim yang baru dibentuk sejak bulan Januari lalu demi menyesuaikan diri dengan kriteria baru perlombaan.

Kalau persiapan gebogan yang ada di The Blooms Bali ini, kami mulai satu minggu setelah pengumuman lolos dengan membuat konsep.

“Kami sempat tiga kali mengubah konsep hingga akhirnya memantapkan konsep ketiga yang kami pentaskan dengan menyertakan logo The Blooms Garden,” ujar Ni Luh Putu Prasiani usai penyerahan penghargaan, Minggu (9/8/2026).

Ia merinci, proses pembuatan karya gebogan tersebut dilakukan dengan detail dan penuh ketekunan.

Mulai dari H-3 tim mempersiapkan jajanan asli, H-2 menyiapkan kelengkapan, hingga H-1 membawa sebagian persiapan ke lokasi acara untuk langsung disusun—bahkan meracik jajanan uli secara langsung di tempat sebelum akhirnya dipentaskan dengan tinggi mencapai 63 sentimeter.

Rangkaian Parade Gebogan dan Baleganjur yang berlangsung sejak 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 di Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi seniman lokal, tetapi juga daya tarik wisata yang kuat.

Keberhasilan para ibu muda Banjar Batusesa menyabet juara pertama diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Bali lainnya untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya leluhur di tengah arus modernisasi.***

Berita Lainnya

Terkini