Nakula Tawarkan Pernikahan di Vila Pribadi dengan Harga Terjangkau dan Fleksibel

25 Juni 2026, 19:53 WIB

Kuta – Sudah sejak lama, menggelar pernikahan di vila pribadi di Bali identik dengan kemewahan eksklusif yang hanya bisa dijangkau kalangan atas. Mulai dari lokasi yang memukau, layanan premium, hingga pengelolaan acara yang personal, semuanya kerap dipersepsikan sebagai pengalaman berbiaya tinggi.

Namun, persepsi itu kini coba diubah oleh Nakula, perusahaan manajemen vila terkemuka di Bali. Melalui paket pernikahan yang dimulai dari Rp50 juta, Nakula menawarkan pengalaman perayaan privat yang mencakup akomodasi selama beberapa malam, sarapan harian, hingga layanan antar-jemput bandara dalam satu paket bernilai tinggi.

Bahkan, nilai yang ditawarkan dinilai mampu menandingi, bahkan melampaui, fasilitas yang umumnya diberikan oleh venue pernikahan konvensional.

Baik untuk perayaan intim bersama 20 tamu maupun pernikahan destinasi berskala besar dengan hingga 100 tamu, portofolio vila acara Nakula dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal, nyaman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap tamu.

Menggelar acara di hotel atau gedung konvensional kerap berarti harus berhadapan dengan paket yang serba tetap, area yang digunakan bersama tamu lain, jadwal yang kaku, hingga biaya tambahan yang terus bertambah.

Berbeda dengan itu, tamu yang memesan salah satu properti Nakula untuk pernikahan atau acara spesial tidak hanya mendapatkan sebuah venue, melainkan sebuah vila pribadi secara eksklusif.

Dalam satu paket, tamu dapat menikmati akomodasi untuk seluruh rombongan, sarapan harian, layanan antar-jemput bandara, serta keramahan khas Bali yang hangat dan penuh perhatian, sehingga setiap perayaan dapat berlangsung lebih santai dan sesuai keinginan.

Bagi pasangan dan keluarga yang mendambakan pernikahan yang benar-benar personal, Nakula menjadikannya lebih mudah diwujudkan. Paket pernikahan ditawarkan mulai dari Rp50 juta, termasuk pajak pemerintah dan biaya layanan.

Yang semakin membedakan vila-vila mandiri Nakula adalah fleksibilitas yang diberikan kepada para tamu. Mereka diperbolehkan menggunakan katering dan vendor pilihan sendiri, mulai dari private chef, pembuat kue, florist, fotografer, hingga penyedia hiburan, tanpa dikenakan biaya corkage.

Tingkat kebebasan seperti ini jarang ditemukan di venue konvensional dan memungkinkan setiap perayaan dirancang sesuai karakter serta kebutuhan masing-masing pasangan.

Keunggulan lain yang ditawarkan Nakula adalah lanskap alami yang mengelilingi setiap propertinya. Setiap vila hadir dengan karakter dan suasana yang berbeda, menjadikannya bukan sekadar tempat acara, melainkan sebuah destinasi yang menghadirkan pengalaman tersendiri.

Di pesisir pantai berpasir hitam Tabanan, Amarta Beach Retreat menawarkan lokasi perayaan hanya beberapa langkah dari bibir pantai. Dikelilingi pohon kelapa dan panorama Samudra Hindia, properti ini mampu menampung hingga 250 tamu berdiri dan menjadi venue terbesar dalam portofolio Nakula. Paket perayaan ditawarkan mulai Rp70 juta.

Sementara itu, Nagasutra Villa di kawasan tebing Uluwatu menghadirkan panorama Samudra Hindia dengan kolam renang infinity dan arsitektur Bali yang elegan. Vila ini ideal untuk perayaan intim dengan kapasitas hingga 70 tamu dan paket mulai Rp100 juta.

Bagi pasangan yang menginginkan suasana lebih eksklusif, The Cove Bali di pesisir barat Bali menawarkan perpaduan hutan tropis dan laut, lengkap dengan akses ke pantai pribadi, gua laut tersembunyi, serta kolam renang infinity di atas tebing. Properti ini dapat mengakomodasi hingga 50 tamu dengan paket mulai Rp50 juta.

Sedangkan di kawasan Campuhan Ridge, Ubud, Le Sunset menghadirkan suasana tenang dengan taman tropis, kolam koi, dan kolam renang infinity yang menghadap hutan. Properti ini juga dapat menampung hingga 50 tamu dengan paket mulai Rp70 juta.

Nilai yang ditawarkan Nakula tidak berhenti pada penyediaan vila. Melalui tim hospitality dan concierge yang berdedikasi, para tamu dapat menikmati beragam layanan yang dirancang sesuai kebutuhan, mulai dari private chef, pengalaman bersantap eksklusif di vila, layanan transportasi, aktivitas wellness, pengalaman budaya yang dikurasi khusus, hingga koordinasi acara yang dipersonalisasi.

Pendekatan ini memungkinkan pasangan maupun tuan rumah menghabiskan lebih sedikit waktu mengurus vendor dan logistik, serta lebih banyak menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dan tamu undangan.

“Perayaan yang paling membekas dalam ingatan kita jarang ditentukan oleh seberapa megah atau mewah acaranya,” ujar CEO Nakula, Christian Sunjoto.

“Yang benar-benar tinggal dalam ingatan adalah momen-momen sederhana—saat kakek dan nenek melihat cucu-cucu mereka bermain di taman, teman lama kembali berbincang saat makan malam, atau seorang pengantin tertawa bersama sahabatnya saat sarapan. Vila pribadi menciptakan ruang agar momen-momen tersebut dapat terjadi secara alami,” lanjutnya.

Menurut Christian, Nakula ingin memastikan setiap detail telah ditangani dengan baik sehingga tuan rumah dan para tamu dapat sepenuhnya menikmati kebersamaan mereka.

Selama ini Nakula dikenal sebagai penyedia pengalaman menginap di vila pribadi yang eksklusif. Kini, perusahaan tersebut kembali mendefinisikan standar venue acara mewah di Bali.

Baik bagi pasangan yang merencanakan pernikahan destinasi, keluarga yang ingin mengadakan reuni, maupun perusahaan yang mencari lokasi unik untuk retret privat, koleksi properti Nakula menawarkan perpaduan antara keindahan alam, privasi, layanan hospitality yang dipersonalisasi, serta paket all-inclusive dengan nilai kompetitif.

Didirikan pada 2012, Nakula merupakan perusahaan manajemen properti dan perhotelan berbasis di Bali yang mengelola lebih dari 70 vila mewah, kompleks vila, dan hotel butik di berbagai destinasi utama di Pulau Dewata.

Dengan model bisnis berbasis pembagian keuntungan bersih (profit-sharing), Nakula menawarkan layanan menyeluruh mulai dari pemasaran hingga operasional harian yang dikelola secara internal. Seluruh timnya berasal dari Indonesia dan berbasis di Bali, dengan komitmen terhadap praktik ramah lingkungan, pelestarian budaya Bali, serta penciptaan pengalaman menginap yang berkesan dan bermakna.***

Berita Lainnya

Terkini