Jakarta — PT Pertamina (Persero) kembali memperkuat komitmennya dalam mengembangkan potensi generasi muda Indonesia melalui penyelenggaraan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026.
Memasuki pertengahan Agustus 2026, ajang Energy Debate Championship (EDC) telah resmi memasuki babak penentuan Top 16 secara daring yang berlangsung pada 18 hingga 20 Agustus 2026.
Kompetisi bergengsi ini mempertemukan sebanyak 116 tim mahasiswa terbaik dari total 153 tim pendaftar yang berasal dari 129 perguruan tinggi di 29 provinsi.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan retorika, ajang ini dirancang untuk mengasah pemikiran analitis mahasiswa, mempertajam penguasaan bahasa Inggris, serta memfasilitasi lahirnya solusi strategis guna menjawab tantangan sektor energi masa depan.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan antusiasme tinggi dari para peserta mencerminkan besarnya kepedulian generasi muda terhadap isu-isu transisi dan ketahanan energi nasional.
Kami sangat mengapresiasi semangat para mahasiswa yang bertransformasi menjadi bagian dari solusi masa depan energi Indonesia. Lewat keberanian berargumen di EDC maupun ketajaman ide di EIC, generasi muda kita membuktikan bahwa mereka siap menjawab tantangan global,” ungkap Baron dalam keterangan resminya, Selasa (18/8)
Baron menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya diposisikan sebagai ajang kompetisi semata, melainkan wadah strategis untuk mencetak talenta unggul yang siap bersaing secara global. Pihaknya berharap para peserta dapat menyerap pengalaman serta memperluas jejaring profesional selama program berlangsung.
Selain EDC, gelombang inovasi serupa juga terlihat dari kompetisi karya tulis ilmiah Energynovation Ideas Competition (EIC) yang menjadi bagian dari rangkaian PGTC 2026. Ajang tersebut sukses menjaring 1.318 karya inovatif dari 496 kampus di 34 provinsi yang kini tengah melalui tahap penjurian ketat menuju pengumuman Top 10 pada September mendatang.
Melalui sinergi program ini, para peserta tidak hanya berkesempatan memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, tetapi juga memperoleh akses eksklusif berupa bimbingan langsung dari praktisi industri, perluasan jejaring relasi (networking), serta peluang emas mengikuti Exclusive International Benchmark Program bersama Pertamina. ***

