Praka Farizal: Prajurit Teladan Gugur Saat Salat Isya, Pulang dengan Kehormatan dari Misi Perdamaian Dunia

Praka Farizal asal Kulon Progo gugur saat melaksanakan salat Isya di markas misi PBB Lebanon ketika mortir jatuh di sekitar lokasi.

2 April 2026, 09:34 WIB

Kulon Progo – Kolonel Inf Dr. Dimar Bahtera, Komandan Brigif 25/Siwah, mengenang almarhum Praka Farizal sebagai sosok prajurit teladan yang selalu menunjukkan dedikasi tinggi selama bertugas di Aceh.

Menurutnya, Farizal bukan hanya dihormati oleh rekan sejawat dan atasan, tetapi juga dekat secara personal karena berasal dari daerah yang sama, Kulon Progo.

“Almarhum ini sosok luar biasa. Kebetulan saya juga dari Kulon Progo, jadi kami dekat,” ujar Dimar saat melayat di kediaman Farizal, Selasa (31/3/2026).

Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Inf Dr. Dimar Bahtera/dok.oiiviarianjani

Dimar menuturkan, Farizal kerap dipercaya membimbing prajurit lain, terutama dalam hal kedisiplinan. Sebagai provos, ia dikenal memiliki integritas lebih dibandingkan prajurit lainnya.

Rekam jejaknya pun gemilang: setelah sukses menjalankan tugas di Papua, ia lolos seleksi ketat untuk misi perdamaian dunia di Lebanon.

Namun takdir berkata lain. Farizal gugur saat melaksanakan salat Isya di markas misi PBB, ketika mortir jatuh di sekitar lokasi. Dimar menegaskan, kabar yang sempat beredar soal waktu kejadian adalah keliru.

Sejak awal peristiwa, keluarga telah mendapat pendampingan penuh dari satuan dan organisasi istri prajurit.

Solidaritas TNI terasa nyata, dengan kehadiran para perwira dan keluarga besar yang ikut menenangkan pihak keluarga.

“Kelebihan kita di militer adalah kekompakan. Organisasi istri prajurit selalu saling menguatkan,” tutup Dimar.***

Berita Lainnya

Terkini