Rip Curl Cup Padang Padang 2026: Taina Izquierdo dan Paris Nalendra Wakili Indonesia di Main Event

22 Juli 2026, 11:46 WIB

Mangupura – Peselanar Taina Izquierdo tampil sebagai juara setelah melewati persaingan sengit di babak final sekaligus mengamankan satu dari dua tiket menuju Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Main Event.

Satu tiket lainnya diraih peselancar Paris Nalendra yang finis sebagai runner-up dalam ajang Rip Curl Cup Padang Padang Women’s Local Trials di Pantai Padang Padang, Uluwatu, Selasa (21/7/2026) sore.

Keputusan panitia menggelar Women’s Local Trials pada hari itu terbukti tepat. Prediksi kondisi ombak yang disampaikan forecaster Swellnet, Craig Brokensha, terbukti hampir sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Alhasil final Rip Curl Cup Padang Padang Women’s Local Trials menyuguhkan aksi peselancar tube terbaik Indonesia, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra, yang bakal mewakili Merah Putih di Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Main Event.

Groundswell kuat dari arah selatan-barat daya yang dipicu badai di Samudra Selatan mencapai puncaknya pada pertengahan hari. Saat air laut mulai surut menjelang sore, Padang Padang berubah menjadi salah satu ombak barrel terbaik di dunia.

Meski ukuran ombak mencapai puncak sekitar tengah hari, kondisi saat itu belum cukup konsisten untuk menggelar Men’s Local Trials karena swell terbesar bertepatan dengan pasang tinggi.

Sebagai gantinya, para peserta Men’s Local Trials mendapat kesempatan eksklusif melakukan sesi pemanasan selama 90 menit tanpa kehadiran peselancar umum di lineup. Panitia kini terus memantau prediksi swell berikutnya untuk menentukan jadwal pelaksanaan Men’s Local Trials sebelum akhir Juli.

Memasuki pukul 17.00 WITA, ketika permukaan air laut turun hingga sekitar satu meter, Padang Padang mulai menunjukkan kualitas terbaiknya.

Melihat kondisi ombak yang semakin sempurna, panitia memperpanjang durasi final putri dari semula 45 menit menjadi 70 menit agar seluruh finalis memiliki kesempatan maksimal memanfaatkan gelombang terbaik.

Keputusan tersebut langsung terbayar. Final dibuka dengan datangnya set ombak sekitar enam kaki yang memicu empat finalis tampil habis-habisan dalam salah satu partai final Women’s Local Trials paling menarik sepanjang sejarah Rip Curl Cup Padang Padang.

Unggulan 2024, Kailani Johnson, membuka heat dengan barrel bersih pertama dan berhasil keluar mulus menuju channel untuk mengantongi skor 7,33.

Tak lama berselang, Paris Nalendra mencuri perhatian. Ia menghilang sepenuhnya di balik tabir barrel sebelum muncul mulus melalui doggy door, menghasilkan skor impresif 7,93.

Namun, Taina Izquierdo tak tinggal diam. Ia membalas lewat barrel besar yang diselesaikan dengan sempurna dan meraih skor 7,87, membuka persaingan ketat menuju gelar juara.

Taina kemudian menambah poin melalui barrel bersih di ombak yang lebih kecil dengan nilai 4,50, sehingga mengumpulkan total 12,37 dari dua ombak terbaiknya. Raihan tersebut memastikan dirinya keluar sebagai juara.

Di belakangnya, Paris Nalendra dan Kailani Johnson terlibat duel sengit memperebutkan satu tiket terakhir menuju Main Event.

Kailani sempat memimpin berkat skor pembuka yang tinggi. Namun Paris berhasil menemukan ombak penentu yang membuatnya unggul tipis 0,43 poin dan memastikan diri lolos bersama Taina.

Seusai dinobatkan sebagai juara, Taina Izquierdo tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia mengaku selama ini kerap meragukan kemampuannya sendiri, terutama ketika harus menghadapi ombak besar di luar zona nyaman.

“Teman-teman saya tahu betapa sering saya meragukan diri sendiri, terutama saat harus surfing di ombak di luar zona nyaman saya. Mereka yang membuat saya berani mendayung keluar hari ini karena mereka selalu lebih percaya kepada saya daripada saya percaya pada diri sendiri,” ujarnya.

Menurut Taina, targetnya sejak awal sangat sederhana, yakni mampu keluar dari satu barrel. Target itu berhasil diwujudkan dan menjadi bukti bahwa dirinya mampu menaklukkan tantangan tersebut.

“Kemenangan ini untuk teman-teman saya yang tidak pernah berhenti percaya kepada saya, dan juga untuk diri saya sendiri karena tetap berani mencoba meski saya merasa takut,” katanya.

Selain Taina dan Paris, Lidia Kato juga memperlihatkan penampilan penuh keberanian. Ia beberapa kali berkomitmen mengambil ombak besar dengan posisi backside sebelum akhirnya menyelesaikan barrel bersih pada ombak berukuran sedang yang menghasilkan skor 4,47, mempertegas reputasinya sebagai salah satu tube rider terbaik Bali.

Dengan hasil tersebut, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra resmi lolos ke Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Main Event, bergabung bersama dua wildcard event, Kya Heuer dan Jasmine Studer.

Rip Curl Cup Padang Padang 2026 memasuki waiting period pada 1–31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, panitia akan terus memantau kondisi ombak untuk menentukan hari terbaik pelaksanaan kompetisi tube riding paling bergengsi di dunia itu.

Masyarakat juga diundang menghadiri Opening Ceremony Rip Curl Cup Padang Padang 2026 pada 1 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA di Pantai Padang Padang.

Acara pembukaan akan diisi dengan perkenalan atlet undangan, konferensi pers, pertunjukan Tari Kecak Bali, serta penampilan spesial band indie-rock asal Australia, Floodlights, bersama komunitas selancar dan masyarakat.

Sementara itu, panitia masih terus memantau perkembangan swell sepanjang sisa Juli untuk menentukan jadwal Men’s Local Trials.

Rip Curl Cup Padang Padang 2026 juga akan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia melalui ripcurl.co.id, lengkap dengan prakiraan swell resmi, status kompetisi secara real-time, serta pembaruan video langsung dari Bali. Official Party dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026.***

Berita Lainnya

Terkini