Tumpek Krulut, Gubernur Koster Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Serentak di Bali

29 Juli 2026, 22:59 WIB

Denpasar – Momentum Rahina Tumpek Krulut dimaknai secara istimewa oleh Gubernur Bali Wayan Koster dengan menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di seluruh Bali, Sabtu (1/8/2026).

Layanan ini digelar serentak di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta di kabupaten/kota se-Bali, sebagai wujud nyata memuliakan manusia melalui cinta dan kasih sayang.

Arahan tersebut dituangkan dalam surat resmi Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tertanggal 29 Juli 2026, yang ditujukan kepada bupati dan wali kota se-Bali.

Surat itu menegaskan makna Tumpek Krulut sebagai hari untuk memuliakan manusia dengan penuh kasih, yang diwujudkan melalui akses kesehatan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan adalah tanggung jawab pemerintah dan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sejak dini,” ujar Koster.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, seluruh kepala daerah diminta mengkoordinasikan pimpinan unit pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga berperan aktif berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga fasilitas kesehatan swasta agar pelayanan berjalan lancar.

Pelayanan kesehatan gratis akan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan fasilitas serta melakukan sosialisasi luas agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal.

Gubernur Koster mengajak masyarakat Bali menjadikan Rahina Tumpek Krulut sebagai momentum untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

“Mari kita datang bersama keluarga ke fasilitas kesehatan terdekat pada 1 Agustus 2026. Kepedulian terhadap kesehatan adalah bentuk nyata memuliakan kehidupan dan meningkatkan kualitas manusia. Masyarakat yang sehat adalah fondasi utama bagi Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya.***

Berita Lainnya

Terkini