Yogyakarta – Sebanyak 8.178 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi terjun ke masyarakat untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026.
Upacara pelepasan yang berlangsung meriah di Lapangan Pancasila UGM, Jumat (19/6/2026), menjadi tanda dimulainya aksi nyata para mahasiswa selama 50 hari ke depan.
Tahun ini, UGM mengusung misi besar yaitu “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Menghadapi Perubahan Iklim”.
Selama bertugas mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, para mahasiswa akan fokus pada isu-isu krusial, seperti penanganan stunting hingga membantu digitalisasi UMKM desa.
Para mahasiswa ini tersebar di 298 titik lokasi yang mencakup 32 provinsi, mulai dari ujung Aceh hingga pelosok Papua. Dalam menjalankan aksinya, mereka tidak sendirian.
Mereka didampingi oleh 324 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta bekerja sama dengan 199 mitra strategis, mulai dari pemerintah, industri, hingga organisasi masyarakat.
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., berpesan agar mahasiswa tidak sekadar menggugurkan kewajiban akademik. Ia berharap mahasiswa bisa benar-benar membaur dan membawa manfaat nyata.
“Mahasiswa akan tinggal dan belajar langsung dari masyarakat untuk membangun bangsa, khususnya dalam hal kedaulatan pangan dan menjaga lingkungan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza. Ia menilai kehadiran mahasiswa UGM sangat strategis untuk memajukan potensi desa.
“Desa punya potensi besar. Saya harap adik-adik mahasiswa bisa memberikan inovasi untuk mengembangkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di daerah tempat kalian bertugas,” kata Faisol.
Semangat pengabdian ini salah satunya dibawa oleh Tim KKN Raja Ampat. Rizki Abdillah, koordinator tim dari Fakultas Psikologi, menuturkan timnya sudah menyiapkan program konkret bagi nelayan setempat.
Mulai dari pelatihan keuangan sederhana, strategi pemasaran ikan, hingga mengolah produk olahan seperti nugget ikan.
Menutup prosesi pelepasan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sudjito, mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga diri dan etika.
“Belajarlah bersama rakyat, karena di sanalah banyak ilmu kehidupan yang tidak ada di dalam kelas. Jaga diri, jaga kekompakan tim, dan jalin persahabatan dengan warga,” pesannya. ***

