Bunda Rai Ajak Warga Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Puncak Gebyar PAUD Tabanan

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyampaikan ajang ini bertujuan mengasah kreativitas sekaligus mendukung pemenuhan hak anak.

24 Juli 2026, 21:55 WIB

Tabanan -Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan, penuh lautan tawa riang pada Kamis (23/7). Ratusan anak usia dini tumpah ruah merayakan Gebyar PAUD dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.

Acara yang dihadiri langsung Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya (Bunda Rai), ini mengusung tema keren: “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Suasana makin semarak karena dihadiri juga oleh Sekda Tabanan, jajaran kepala dinas, organisasi wanita, guru, orang tua, dan tentunya para jagoan cilik.

Gebyar PAUD yang berlangsung selama dua hari (22–23 Juli 2026) ini melibatkan sekitar 400 siswa PAUD se-Kabupaten Tabanan. Berbagai lomba seru sukses bikin anak-anak antusias menunjukkan bakat mereka, mulai dari:

Lomba mewarnai, Finger painting, Mendongeng, Dolanan anak dan Senam anak

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyampaikan ajang ini bertujuan mengasah kreativitas sekaligus mendukung pemenuhan hak anak.

“Tujuannya untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan dan perlindungan anak, serta mendukung program satu tahun pendidikan prasekolah dan pemenuhan gizi,” ujar Ngurah Darma.

Tak ketinggalan, momen haru dan hangat juga tercipta lewat penyerahan bantuan bagi 10 anak berkebutuhan khusus (ABK).

Bunda Rai memberikan apresiasi tinggi kepada sekolah inklusif yang telah merangkul semua anak tanpa terkecuali agar tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.

Supaya tumbuh kembang anak makin maksimal, acara ini juga membagikan 150 paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) hasil kerja sama dengan Dinas Perikanan. Gizi seimbang dinilai sangat krusial untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas sejak dini.

Selain itu, Bunda Rai juga mengajak para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan program wajib belajar 13 tahun, khususnya satu tahun pendidikan prasekolah.

Mari kita bersama-sama mengedukasi masyarakat dan memastikan setiap anak usia prasekolah memperoleh layanan PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD,” tegas Bunda Rai penuh semangat.

 

 

 

Berita Lainnya

Terkini