Badung – Puncak penganugerahan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026 di The Westin Resort Nusa Dua menjadi panggung penting bagi komitmen Bali menuju pembangunan berkelanjutan, kamis (10/9).
Hadir dalam acara ini, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan arah pembangunan Bali harus berpijak pada harmoni dengan alam, sejalan dengan filosofi leluhur dan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Dalam sambutannya, Koster menekankan pembangunan Bali tidak boleh sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya.
Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun menjadi pijakan agar setiap kebijakan berjalan berkelanjutan. “Hidup yang menghidupi, urip yang menguripi. Hidup harus harmonis dengan alam. Itulah ajaran leluhur kami, dan menjadi konsep teknokratis pembangunan agar Bali terjaga untuk generasi penerus,” tegas Koster.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan energi bersih, termasuk pengembangan PLTS yang sejak 2019 menjadi prioritas transformasi energi di Bali.Pemerintah pusat mendukung penuh, dengan target pasokan listrik 1.000 MW dari PLTS sebagai bagian dari program nasional 100 GWp.
Selain itu, penanganan sampah juga menjadi fokus. Koster menyebut tingkat pemilahan sampah di Denpasar dan Badung telah mencapai 80–90 persen, sehingga beban TPA Suwung semakin berkurang.
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi langkah Bali, sekaligus menekankan pentingnya tanggung jawab pelaku usaha terhadap sampah plastik. Direktur Utama PT SUCOFINDO, Sandry Pasambuna, menjelaskan ENSIA hadir untuk mengapresiasi inovasi lingkungan dan sosial dari perusahaan maupun local hero.
Tahun ini, antusiasme meningkat dengan 954 makalah inovasi dari 253 perusahaan dan 48 calon local hero inspiratif.
Penghargaan Best of the Best Participant diraih oleh PT Smelting, sementara empat peserta terbaik lainnya adalah : PT PLN Nusantara Power UP Rembang PT TIMAH Tbk Divisi Pengolahan dan Peleburan Kundur PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor.
penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, menandai komitmen bersama untuk mendorong inovasi berkelanjutan yang selaras dengan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi.***

