Bangli— Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti kawasan Danau Batur, Desa Kedisan, Kintamani, Bangli, pada Jumat (24/7/2026).
Di tengah momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan aksi bersih-bersih, penanaman pohon nangka, hingga pelepasan burung dan ribuan benih ikan.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengungkapkan rangkaian HUT ini sarat akan makna filosofis dan rasa syukur, khususnya kepada para leluhur (Pitra Rina), orang tua, serta para senior partai.
Acara dihadiri ratusan kader hingga para petinggi Demokrat Bali diantaranya Tutik Kusuma Wardani (anggota DPR RI), Komang Charles (Ketua DPC Partai Demokrat Bangli), Komang Nova Sewi Putra wakil Ketua DPRD Bali.
“Ini adalah bentuk hutang kepada luhur ya, Pitra Rina. Kepada guru-guru kita, orang tua kita, termasuk senior kita yang hadir di sini seperti Bu Tuti dan seterusnya yang telah menjaga kita dan memberikan bimbingan sampai hari ini, kita ucapkan terima kasih. Tentu juga kepada teman-teman kita yang memberikan pengetahuan dan ilmu untuk berbuat baik kepada sesama,” ujar Made Mudarta di lokasi kegiatan.
Dalam aksi sosial dan pelestarian alam yang melibatkan sekitar 200 kader tersebut, Mudarta menjelaskan bahwa pemilihan jenis pohon dan satwa yang dilepas telah disesuaikan dengan ekosistem setempat.
Pohon nangka dipilih karena dinilai paling cocok dengan karakteristik alam tropis di kawasan pegunungan Kintamani.
Selain itu, Demokrat Bali juga merespons cepat keluhan masyarakat nelayan setempat terkait matinya sejumlah ikan akibat naiknya kadar fosfor alami yang kerap terjadi setiap tahun di Danau Batur.
“Masyarakat di sini kan mayoritas hidupnya dari nelayan. Karena ikannya mati biasanya karena faktor fosfor yang naik secara alami, respons Ketua DPC sangat bagus, maka kita siapkan bibit ikan. Ini adalah bentuk kasih sayang dan perhatian Demokrat untuk merawat alam sekaligus membantu masyarakat nelayan di sini,” jelasnya.
Tidak hanya menebar ikan, aksi pelepasan burung ke alam bebas juga menjadi simbol kebebasan dan doa bagi kejayaan partai.
Burung-burung ini ibarat kata kalau orang dihukum sudah lepas, itu ucapan terima kasih yang luar biasa.
“Setelah dikerangkeng beberapa tahun, kita lepaskan bersama agar dia merdeka terbang ke langit biru, serta dari langit biru mendoakan agar Demokrat selalu berjaya ke depan,” tambahnya dengan senyum sumringah.
Menyadari luasnya tantangan pelestarian lingkungan, Made Mudarta menegaskan aksi ini tidak berhenti di Kintamani saja. Ia membeberkan rencana lanjutan yang lebih besar pada Jumat pekan depan, dengan menyasar tiga danau sekaligus di Bali.
“Jumat depan kami akan melakukan aksi di Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan. Jumlahnya lebih banyak lagi, sekitar 300 orang kader dari divisi Badung maupun Buleleng yang sudah bersiap mulai hari ini,” ungkap Mudarta.
Aksi lanjutan tersebut akan meliputi kegiatan serupa, mulai dari pembersihan kawasan, survei potensi penghijauan bagi lahan yang gundul, hingga penebaran benih ikan.
Dalam pelaksanaannya, Demokrat Bali memastikan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta pemerintah daerah setempat.
Mudarta menegaskan bahwa isu lingkungan hidup selalu menjadi atensi serius Partai Demokrat, selaras dengan instruksi langsung dari Ketua Umum dan visi besar pemerintah pusat.
“Lingkungan menjadi atensi serius Demokrat, karena ini menjadi titipan dari Ketua Umum juga. Ini juga sejalan dengan program Presiden Prabowo yaitu Indonesia Asri untuk menjaga keindahan dan keasrian, serta perintah Mas AHY untuk gerakan ‘Langit Biru’. Langit bisa biru kalau lingkungan kita jaga dan bersih. Demokrat akan selalu berada di terdepan untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.

