Dimarahi Karena Ayam Jago Mati, Pelajar Gantung Diri

30 Juni 2015, 04:36 WIB

ilustrasi

Kabarnusa.com – Gara-gara ayam jago dalam kurungannya mati,
seorang bapak di Kabupaten Jembrana,  Bali tega memarahi anaknya hingga sang aanak nekat gantung diri. Beruntung, nyawa anak itu berhasil diselamatkan.

Belum jelas apa yang ada dalam pikiran Putu AN (48), warga Kelurahan Lelateng,
Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, hingga dia tega memarahi SA
(16), anak kandungnya.

SA masih duduk di kelas 2 SMK, dimarahi hanya gara-gara
ayam jago dalam kurungan mati.

SA tidak kuasa melawan saat dimarahi ayahnya. Dia hanya diam seribu bahasa. Meski ayam itu mati bukan karena dirinya.

Hanya saja, kamarahan bapaknya sangat memukul perasaannya.Setelah membantu ibunya buka warung, Senin (29/6/2015) petang, dia kembali
ke rumah dan mengambil seutas tali platik untuk menggantung dirinya di
dalam kamarnya.

Beruntung, berselang lima menit, kakak korban mengetahui aksi nekad
adiknya setelah mendengar suara ngorok keras dari kamar korban.

“Setelah pintu didobrak ternyata adiknya sudah tergantung. Kemudian dia
membawa adiknya ke rumah sakit dengan dibantu bapaknya dan warga
lainnya,” terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma
Putra, Senin (29/6/2015) malam.

Saat ini korban sedang menjalani perawatan itensif di RSUD Negara dan korban sudah siuman.(dar)

Berita Lainnya

Terkini