Kabarnusa.com – Pada H-5 Lebaran, arus mudik semakin membludak di pelabuhan Gilimanuk, Bali dan menimbulkan antrean panjang kendaraan.
Lonjakan arus mudik itu masih didominasi sepeda motor, namun pemudik yang menggunakan mobil pribadi juga meningkat tajam.
Dari data pihak ASDP Pelabuhan Gilimanuk, tercatat dari H-15 hingga Minggu (12/7/2015) pagi, lebih dari 47 ribu kendaraan roda dua yang menyebrang ke Jawa melalui pelabuhan Gilimanuk.
Sedangkan mobil pribadi yang menyebrang ke Jawa sudah mencapai 43 ribu unit. Untuk penumpang mencapai 300 ribu orang yang menyebrang ke Jawa melalui pelabuhan Gilimanuk.
”Lonjakan pemudik secara singnipikan mulai terjadi sejak tadi malam dan sempat menimbulkan antrean. Sedangkan hari-hari sebelumnya tidak terjadi antrean,” terang Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Wahyudi Susianto.
Guna mengurai antrian, pihak ASDP mengoperasikan 37 armada kapal. Lima diantaranya merupakan kapal besar milik PT Persero ASDP yang biasa beroperasi di pelabuhan Lembar-Padangbai.
Lima kapar besar menurut Wahyudi segaja dipinjam untuk melayani penyebrangan Gilimanuk-Ketapan khusus saat arus mudik lebaran untuk mengurangi antrean pemudik.
“Kapasitas muat satu kapal besar mencapai 100 ribu sepeda motor dan 80 unit kendaraan roda empat,” ujar Wahyudi.
Dengan penambahan kapal besar tersebut arus mudik bisa disebrangkan lebih lancar dan antrian kendaraan bisa dikurangi.(dar)

