Tabanan – Rangkaian roadshow peninjauan lapangan program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) resmi ditutup dengan apresiasi terhadap berbagai inovasi pengelolaan lingkungan dan sampah.
Dalam kunjungan pamungkasnya di SMP Negeri 3 Kediri, Ketua TP PKK Tabanan Bunda Rai meninjau langsung praktik pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS) yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Dalam tinjauannya, sekolah tersebut memperkenalkan inovasi unggulan bernama Simponi atau Sistem Pengelolaan Sampah Organik Non-Organik Inovatif dengan mengusung slogan ASA (Ada Sampah Ambil).
Program ini melibatkan partisipasi aktif para siswa untuk tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mengolah limbah rumah tangga dan sekolah menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang bernilai guna.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Bunda Rai memuji semangat dan kreativitas yang ditunjukkan oleh seluruh pihak dalam mendukung program PKK.
Menurutnya, persiapan serta pelaksanaan di setiap titik kunjungan telah berjalan dengan sangat baik dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan.
Meski demikian, Bunda Rai memberikan catatan khusus agar aspek estetika dan tata letak kawasan dapat terus disempurnakan.
Ia berpesan agar kebersihan yang sudah terjaga dengan baik dapat diimbangi dengan penataan ruang yang semakin teratur.
”Kebersihannya sudah dilakukan dengan baik, tinggal bagaimana penataannya bisa dibuat lebih tertata lagi agar penataan lingkungan dapat dilakukan lebih maksimal,” ujar Bunda Rai saat memberikan arahan.
Ia berharap berbagai terobosan dan inovasi pemanfaatan lingkungan yang telah dipamerkan tidak berhenti sampai ajang penilaian lomba saja, melainkan terus dikembangkan secara berkelanjutan.
”Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Partisipasinya sudah baik, inovasi-inovasinya juga sudah bagus, dan mudah-mudahan bisa terus dikembangkan,” pungkasnya.***

