Badung – Majelis Taklim (MT) Al-Fattah Sading sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Gedung Serbaguna Al-Fattah, Gang Pitu, Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (24/8/2026).
Acara berlangsung khidmat dan meriah ini terasa istimewa karena bertepatan suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Berbagai atraksi pentas kesenian seperti tari saman, gerak dan lagu Islami lainnya ditampilkan secara apik, mengibur di atas panggung dengan sound dan tata lighting oleh EO kenamaan’ Azimuth Bali’ ini.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolsek Mengwi Kompol A.A. Gede Rai Darmayasa, S.H., M.H., Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengwi H. Nur Achmad Khomeiny, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua Panitia Imam Sanusi menjelaskan rangkaian peringatan Maulid Nabi tahun ini dikemas semarak dengan melibatkan anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Tunas Islami.
“Serangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi diisi dengan pawai semarak kemerdekaan berjalan kaki oleh TPQ Tunas Islami mengelilingi Perumahan Dewata Permai Sading,” ujar Imam Sanusi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa mengajak seluruh umat Islam untuk terus menjaga ketertiban, keharmonisan, dan kondusifitas wilayah.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak di tengah tantangan era digital, serta menyoroti tiga ancaman utama yang harus diwaspadai agar tidak merusak masa depan generasi muda, yaitu narkoba, judi online, pinjaman online dan provokasi media sosial.
“Jangan sampai anak-anak kita terjerembab dan terjebak pada hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka,” tegas Kompol Darmayasa.
Selain menyampakan pesan pesan kamtibmas, ia turut menyampaikan apresiasi kepada umat Islam di wilayah Sading, Mengwi, hingga Kabupaten Badung secara umum yang selama ini berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Kompol Darmayasa secara khusus meminta masyarakat agar lebih waspada agar tidak terjebak maupun terjerat narkoba hingga pinjaman online (pinjol) ilegal.
Tidak hanya itu, ia juga meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan platform media sosial, menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah sesama anak bangsa.
Puncak acara juga diisi ceramah keagamaan oleh Kepala KUA Kecamatan Mengwi, H. Nur Achmad Khomeiny. Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Membangun Generasi Muda Islami yang Berakhlak Mulia di Era Digital,” Ia mengajak jemaah untuk mengimplementasikan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari serta senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.***

