Menjelajah Rasa Mediterania Tanpa Keluar Jogja di Rey’s Kitchen Palagan

Operasional Manager Rey’s Mediterranean Kitchen, Aprio Rabadi, mengungkapkan pemilihan konsep Mediterania ini didasari keinginan untuk memberikan alternatif baru yang segar bagi pencinta kuliner Jogja.

17 Mei 2026, 06:13 WIB

Sleman – Kawasan Palagan, Sleman, tampaknya punya magnet kuat bagi para pemburu kuliner di Yogyakarta. Menjelang pertengahan tahun ini, sebuah destinasi kuliner baru siap mencuri perhatian warga Jogja. Namanya Rey’s Mediterranean Kitchen.

Bukan sekadar kafe industrial atau minimalis yang belakangan ini menjamur, Rey’s justru tampil berani mengusung konsep Mediterranean dining.

Di sini, Anda akan diajak merasakan perpaduan hangat antara eksotisme Eropa Selatan dan sentuhan budaya Timur Tengah, baik dari arsitektur bangunan yang *colorful* hingga ke piring saji Anda.

Operasional Manager Rey’s Mediterranean Kitchen, Aprio Rabadi, mengungkapkan pemilihan konsep ini didasari keinginan untuk memberikan alternatif baru yang segar bagi pencinta kuliner Jogja.

Di saat banyak tempat memilih gaya industrial atau skandinavia yang cenderung monokrom, Rey’s memilih tampil beda.

“Budaya Spanyol itu identik dengan warna-warni. Kami ingin menyelaraskan konsep makanan Mediterranean dengan bangunannya.

“Selain itu, kami melihat ada titik jenuh pada konsep industrial dan skandinavian yang sekarang banyak dipakai,” jelas Aprio saat berbuka obrolan, Jumat (15/5/2026).

Filosofi ini juga selaras dengan nama “Rey’s” yang diambil dari bahasa Spanyol, merepresentasikan kultur Mediterania yang hidup dan ceria. Bagi Aprio, bersaing di industri *food and beverage* Jogja butuh keberanian untuk tampil unik.

*”Sedikit lebih berbeda itu lebih baik daripada hanya sekadar lebih baik,”* imbuhnya ramah.

Bukan cuma menjual tempat yang estetik untuk berfoto, Rey’s sangat serius menggarap menu-menunya. Salah satu menu andalan yang wajib dicoba adalah perpaduan antara steak wagyu atau tenderloin dengan nanas bakar.

Bayangkan *juicy*-nya daging premium berpadu sempurna dengan segarnya rasa asam-manis dari nanas yang terkaramelisasi, lalu disiram saus khas seperti *aji amarillo* dan *chimichurri*.

Di dapur, Head Chef Rey’s Mediterranean Kitchen, Yonada, memastikan setiap hidangan yang keluar mengusung konsep *semi-healthy food*.

Menunya didominasi oleh bahan-bahan segar seperti olive, cherry tomato, basil, dan arugula, serta lebih banyak menonjolkan hidangan laut (seafood).

“Kami benar-benar mengolah semuanya sendiri dari awal, minim produk olahan pabrik. Semua bahan yang dipakai benar-benar fresh,” kata Chef Yonada.

Anjarikieisakoe, sudah menyiapkan deretan mocktail spesial yang kaya akan eksplorasi rasa. Minuman di sini mengombinasikan rasa asam, manis, hingga sentuhan rempah yang menghangatkan namun tetap menyegarkan.

Keputusan membuka pintu di kawasan Palagan pun telah diperhitungkan dengan matang. Wilayah Jogja Utara ini dinilai telah bertransformasi menjadi titik sentral pertumbuhan kuliner yang sangat pesat dalam lima tahun terakhir.

Palagan itu titik tengah antara Jalan Kaliurang dan Jalan Magelang. Orang yang datang dari utara menuju Jogja banyak bersinggungan di kawasan ini,” urai Aprio mengenai potensi strategis lokasi mereka.

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman casual dining dengan suasana santai namun tetap terasa eksklusif, Rey’s Mediterranean Kitchen sudah mulai beroperasi untuk publik sejak Sabtu, 17 Mei 2026. Restoran ini siap menyambut Anda setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.

Soal kantong, Anda tidak perlu khawatir. Meski menggunakan bahan-bahan premium untuk daging dan seafood-nya, harga yang ditawarkan terbilang masih ramah di dompet. Menu makanan dibanderol mulai dari Rp50 ribuan hingga Rp100 ribuan untuk paket sharing (berbagi). Sementara untuk minuman berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp200 ribuan untuk menu sharing.

Menariknya lagi, pengalaman bersantap di sini akan terus dihidupkan dengan berbagai program hiburan tematik hingga akhir tahun nanti. Mulai dari alunan live music, keseruan latin dance*, pesta topeng, hingga perayaan musiman seperti Halloween yang akan dikemas unik dengan sentuhan Mediterania. ***

Berita Lainnya

Terkini