Pangkung Karung Kite Festival III Resmi Digelar, Wadahi Kreativitas Pemuda dan Geliat UMKM Tabanan

Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 mendatangkan massa dalam jumlah besar ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat khususnya UMKM

14 September 2026, 14:48 WIB

Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan kreativitas masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang sekaligus membuka ajang Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9).

Kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya ini tidak hanya bertujuan melestarikan permainan tradisional layang-layang, tetapi juga menggerakkan aktivitas positif dan perekonomian lokal.

Tahun ini, festival tersebut mencatatkan partisipasi sebanyak 920 peserta yang berasal dari Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Jembrana, hingga Kota Denpasar.

Pembukaan festival ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kerambitan bersama unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Pangkung Karung, Ketua Pelangi Tabanan, serta para peserta festival dan ribuan masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Bupati Sanjaya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, tokoh masyarakat, serta para pemekas di Desa Dinas dan Desa Adat Pangkung Karung yang konsisten menjaga tradisi ini.

Ia memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan Pangkung Karung Kite Festival ini.

“Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik yang luar biasa,” ujar Bupati Sanjaya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk menjadikan Tabanan sebagai pusat kegiatan positif. Menurutnya, hal ini sejalan dengan karakter masyarakat Tabanan yang terbuka dan ramah.

“Kami ingin Tabanan menjadi salah satu titik berkumpul bagi berbagai komunitas, baik komunitas layang-layang, mancing, otomotif, maupun komunitas lainnya. Silakan datang dan berkegiatan di Tabanan. Inilah bagian dari keramahan dan semangat kebersamaan yang kita miliki,” ungkapnya.

Selain bernilai budaya, Bupati Sanjaya menilai Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 mendatangkan massa dalam jumlah besar ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.

Proses pembuatan layang-layang yang membutuhkan kreativitas, kerja sama, dan gotong royong juga dinilai sebagai sarana penting untuk merawat nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat, terutama UMKM di sekitar lokasi.

“Membuat sebuah layang-layang hingga dapat diterbangkan tinggi membutuhkan proses yang panjang, kreativitas, kerja sama, dan gotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga,” jelasnya.

Ke depan, Bupati Sanjaya berharap Pangkung Karung Kite Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi event berskala lebih luas, bahkan hingga tingkat dunia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pangkung Karung Kite Festival III, I Wayan Arjawa, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan penuh dari Pemkab Tabanan terhadap pelestarian permainan tradisional ini.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut digelar sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan kreativitas dan sportivitas generasi muda.

Dalam perhelatan tahun ini, terdapat 17 kategori layangan yang dilombakan dengan penilaian objektif dari dewan juri. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang dan peserta, panitia menyiapkan dua piala bergilir Desa Pangkung Karung, piagam penghargaan, satu piala khusus bagi pengirim peserta terbanyak, serta masing-masing enam piala untuk setiap kategori perlombaan. ***

Berita Lainnya

Terkini