Pengurus HMI Dan KOHATI Cabang Denpasar 2026-2027 Resmi Dilantik

22 Juni 2026, 06:09 WIB

Denpasar – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Denpasar periode 2026-2027  secara resmi dilantik, pada Sabtu (20/06/2026) bertempat di Aula ITB Stikom, Bali.

Kegiatan tersebut bertemakan “Penguatan Kaderisasi dan Kepemimpinan HMI Dalam Menjawab Tantangan Peradaban,” prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat.

Ketua pelaksana Pelantikan HMI Cabang Denpasar Periode 2026-2027, Hidayat Mahmudi, mengungkapkan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet perjuangan Himpunan Mahasiswa Islam khususnya di Cabang Denpasar.

“Melalui pelantikan ini, saya berharap lahir kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta memiliki komitmen kuat dalam mengemban amanah organisasi,” ujar Ketua Pelaksana.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh BADKO HMI Bali-Nusa Tenggara. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan HMI dan KOHATI Cabang Denpasar periode 2026-2027.

Ketua Umum HMI Cabang Denpasar terpilih, Haris Afrizal, membawa semangat “Rembuk HMI” yang memiliki makna R berarti esponsif, E adalah edukatif, M berarti moderat, B artinya berdaya saing, U berarti unggul, serta K yang berarti kreatif.

“Rembuk HMI ini membuktikan bahwa kita harus bersama dan berembuk untuk mementingkan masalah umat dan bangsa yakni terkait keIndonesiaan dan keislaman” ucap Haris.

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi karakter utama kader HMI khususnya Cabang Denpasar dalam menjalankan roda organisasi.

“Mari kita bersama dengan Rembuk HMI, kita jadikan HMI Cabang Denpasar menjadi HMI yang lebih maju, adaptif, dan juga peka terhadap lingkungan,” tegasnya.

Ketua Umum Kohati Cabang Denpasar Terpilih, Anim Matussaadah, secara khusus mengajak seluruh kader KOHATI khususnya di Cabang Denpasar untuk memanfaatkan momentum kepengurusan ini sebagai wadah kolektif untuk berkembang.

KOHATI harus mampu menjadi rumah yang menguatkan, mencerdaskan, serta mendorong kadernya untuk mengambil peran dan menciptakan perubahan,” ucap Anim.

Serah terima jabatan Ketua Umum KOHATI Cabang Denpasar Demisoner, Sahara Putri Ayu Kenanga Gunawan (kanan), kepada Ketua Umum KOHATI Terpilih, Anim Matussaadah (kiri). dok.hidayat

Ia optimis nilai-nilai keislaman dan semangat kebersamaan akan mampu mengubah setiap tantangan menjadi kekuatan.

“Mari melangkah bersama, belajar bersama, bertumbuh bersama, dan mengabdi bersama. Bahagia HMI, jayalah KOHATI,” imbuhnya.

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) yang pada acara tersebut dihadiri oleh, Angga Putra Pratama, selaku Wasekjen Hukum Pertahanan dan Keamanan menyebutkan bahwa seorang kader harus terlebih dahulu memahami definisi kader agar mampu menjiwai proses kaderisasi yang akan dijalankan ke depan.

“Kita harus memahami terlebih dahulu apa itu kader dan definisi kader. Kader itu adalah tim inti atau penggerak organisasi,” ungkap Angga.

Ia menegaskan terdapat empat indikator pertama yang harus dimiliki seorang kader, diantaranya ialah istiqomah, dalam perjuangan dan proses organisasi, memahami aturan main organisasi, cara pandang yang visioner, serta memiliki kepekaan terhadap realitas sosial yang terjadi di masyarakat.

“Mudah-mudahan kepengurusan HMI Cabang Denpasar kedepan mampu menghadirkan gerakan-gerakan perubahan yang luar biasa untuk kemajuan dan kebermanfaatan umat,” pungkasnya.***

Acara Pelantikan HMI dan KOHATI Cabang Denpasar periode 2026-2027 turut dihadiri oleh Presidium Majelis Wilayah Kahmi Bali, Ketua Umum HMI Cabang Denpasar Demisioner, Ketua Umum KOHATI Demisioner, kader HMI dan KOHATI Cabang Denpasar, serta para tamu undangan lainnya.***

Berita Lainnya

Terkini