Sanur – Edisi ke-23 Rip Curl Girls Go Surfing Day mencatat sejarah baru dengan menghadirkan lebih dari 150 peserta perempuan dalam acara yang berlangsung di Rip Curl School of Surf, Sanur, Bali, Sabtu 10 Mei 2026.
Jumlah tersebut menjadi yang terbesar sepanjang penyelenggaraan acara tahunan tersebut.
Kegiatan ini diikuti perempuan dari berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemula hingga peselancar berpengalaman. Para peserta mendapatkan sesi coaching langsung dari atlet perempuan Rip Curl dan pelatih surfing profesional.
Atlet Rip Curl Indonesia, Taina Izquierdo, mengaku bangga melihat perkembangan Girls Go Surfing Day yang kini semakin besar dan mendapat antusiasme tinggi dari komunitas surfing perempuan.
“Saya pertama kali mengikuti Girls Go Surfing Day saat berusia 11 tahun dan sangat terinspirasi melihat bagaimana acara ini berkembang begitu besar sejak saat itu,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran lebih dari 150 perempuan yang saling mendukung di dalam maupun di luar air menjadi momen spesial yang menunjukkan kuatnya semangat komunitas surfing perempuan di Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali keterampilan dasar surfing dan edukasi keselamatan di laut guna membangun rasa percaya diri sekaligus mendukung perkembangan kemampuan surfing jangka panjang.

Tak hanya berfokus pada olahraga, acara juga diramaikan berbagai aktivitas komunitas seperti yoga, ice bath, voli pantai, musik, hingga aktivasi dari sejumlah partner pendukung acara.
Kesadaran terhadap lingkungan turut menjadi perhatian utama melalui kegiatan coral gardening yang dipimpin tim Rip Curl School of Surf.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menanam coral spider untuk membantu revitalisasi taman karang di sekitar lokasi surfing.
Suasana acara semakin meriah menjelang sore hari dengan penampilan DJ Lissa Cahaya dan perayaan matahari terbenam yang menghadirkan kebersamaan antar peserta.
Kesuksesan Girls Go Surfing Day 2026 dinilai menjadi bukti berkembangnya surfing perempuan di Indonesia sekaligus mempertegas komitmen Rip Curl dalam membuka akses lebih luas bagi perempuan untuk mengenal surfing dan budaya laut.
Acara ini didukung berbagai partner lokal seperti Mamaka Hotels & Resorts, Solcreme, Megatix, Yummy Dairy, BGS, Island Brewing, Sensatia, Indo Amazon, Onboard Bali, Hydroflask, Prama, The Beach, dan Coca Cola.
Sebagai informasi, Rip Curl merupakan perusahaan surfing asal Torquay, Australia, yang berdiri sejak 1969 dan dikenal sebagai salah satu brand surfing terbesar di dunia.***

