Sinergi Kuat UGM dan Kagama Bali Sukses Kawal Penempatan Mahasiswa KKN-PPM

Dr. Ir. Silvi Nur Oktalina perwakilan Satgas KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) UGM mengungkapkan proses pemberangkatan kelompok KKN-PPM perdana di wilayah Bali berjalan sangat dinamis dan serba cepat.

6 Agustus 2026, 21:27 WIB

Denpasar— Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan serta pendampingan luar biasa yang diberikan oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Bali.

Hal tersebut diungkapkan langsung Dr. Ir. Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M.Si., IPP. perwakilan Satgas KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) UGM Korwil Bali saat bertemu jajaran pengurus Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Bali di Denpasar Kamis 6 Agustus 2026 malam.

Silvi yang juga menjabat sebagai dosen Vokasi UGM dari Prodi Pengelolaan Hutan menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah (IGN) Agung Diatmika dan jajaran.

Menurut Silvi, proses pemberangkatan kelompok KKN-PPM perdana di wilayah Bali berjalan sangat dinamis dan serba cepat.

Penunjukan lokasi penempatan diumumkan pada hari Jumat, dan hanya berselang satu hari, yakni pada hari Sabtu, para mahasiswa sudah harus diberangkatkan ke lokasi pengabdian.

“Baru berangkat, bahkan belum sampai di lokasi, adik-adik sudah di-handle Kagama Bali. Padahal itu hari libur, namun respons cepat dari teman-teman Kagama di Tabanan maupun wilayah lainnya sungguh luar biasa,” ujar Silvi saat melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi di Bali.

Silvi menceritakan, kecepatan koordinasi pengurus Kagama Bali patut diacungi jempol. Kurang dari setengah jam setelah komunikasi terjalin, informasi terkait kedatangan mahasiswa langsung menyebar luas ke jejaring alumni. Alhasil, para mahasiswa langsung mendapatkan pengawalan, pengarahan, serta fasilitas pendampingan yang optimal setibanya di Pulau Dewata.

Dukungan nyata ini membuat pihak universitas merasa tenang. Meskipun tidak seluruh unit KKN di Bali didanai sepenuhnya secara penuh oleh anggaran universitas, minat mahasiswa terhadap wilayah Bali tetap menempati urutan tertinggi sebagai destinasi favorit KKN-PPM UGM.

Dari lebih dari 30 kelompok pendaftar yang meminati wilayah Bali, pihak panitia akhirnya melakukan seleksi ketat dan meloloskan sebanyak 11 unit mahasiswa yang diizinkan untuk melaksanakan program KKN di berbagai kabupaten/kota di Bali, termasuk Kabupaten Badung dan Tabanan.

Dalam rangkaian kegiatan peninjauan langsung ke lapangan, Silvi bersama perwakilan kampus menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah dan aparat desa setempat, termasuk para Perbekel.

Respons dari unsur pimpinan daerah dan masyarakat lokal sangat positif dan menyambut baik kehadiran mahasiswa UGM.

“Pemerintah daerah dan aparat setempat merasa sangat terkesan dan senang karena UGM hadir di tengah-tengah masyarakat. Bahkan ada apresiasi khusus dari warga yang bangga karena institusi sebesar UGM memberikan perhatian langsung melalui program pemberdayaan ini,” tambah Sekretaris Senat Sekolah Vokasi UGM ini.

Menutup penyampaiannya, Silvi mewakili pimpinan universitas Dr Arie Sujito, S Sos , M Si – Warek Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, serta Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM dan jajaran pimpinan menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Ketua Pengurus Daerah Kagama Bali beserta seluruh jajaran alumni.

Pihaknya berharap sinergi dan kolaborasi strategis ini dapat terus terjalin demi kelancaran pengabdian generasi penerus bangsa di masa mendatang.***

Berita Lainnya

Terkini