Dandim Tabanan Sosialisasikan TMMD dan Bela Negara Lewat Persami

25 Oktober 2015, 08:52 WIB

pkl%2B09.45%2Bwt%2Bbertempat%2Bdi%2BLapangan%2BSOS%2BBantas%2Btelah%2Bberlangsung%2Bgiat%2Bpembukaan%2B%2BPersami%2BSaka%2BWira%2BKartika%2B%2528%2BPerkemahan%2BSabtu%2BMinggu%2B%2529%2Boleh%2BDandim%2B1916%2BTabanan.

Kabarnusa.com – Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Choiril Anwar yang juga Ketua Satgas TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 95 di Kabupaten Tabanan, Bali, melakukan sosialisasi TMMD dan bela negara.

Hal itu disampaikan, saat menjadi Inspektur Upacara Pramuka Saka Wira Kartika di Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di SOS Desa Taruna Banjar Bunut Puhun Desa Bantas Kecamatan Selemadeg timur.

Menurut Dandim Tabanan, TMMD ini dilakukan secara serentak di 61 kabupaten/ kota se-Indonesia.

“TMMD merupakan  program lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga non kementerian dan pemerintah daerah,” paparnya Sabtu (24/10/2015)

Disebutkan, TMMD ke 95 di Desa Bantas ini, sangat sejalan dengan visi pemerintah, khususnya dalam memperkuat semangat kemandirian dan gotong royong.

Selain itu, kegiatan TMMD ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu cara dalam memperkuat pertahanan bangsa dan  memperkokoh NKRI.

Adapun dalam kegiatan TMMD ke-95 ini terbagi dalam dua kegiatan, kegiatan non fisik dan kegiatan fisik.

Kegiatan non fisik meliputi berbagai penyuluhan, ceramah, hiburan dan pameran. Sementara pada kegiatan  fisik berupa perbaikan infrastruktur ataupun penyediaan sarana umum.

“TMMD di Desa Bantas kegiatan fisiknya berupa pembangunan jembatan, pembetonan jalan dan penyenderan di lingkungan Pura Dalem setempat yang telah selesai 100 persen,” tegasnya.

Sementara terkait bela negara, menurut Dandim merupakan program dari Kemenhan RI yang diperuntukkan bagi warga negara Indonesia.

“Setiap warga negara yang memenuhi syarat bisa mengikuti pendidikan  di Rindam untuk menjadi kader bela negara,” katanya

Terkait hal itu, anggota pramuka dari Saka Wira Kartika dan saka lainnya bisa mendaftar menjadi kader bela negara. “Bela negara bukan wajib militer,” pungkasnya. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini