Kabarnusa.com – Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibyo meyakinkan bahwa partai yang didirikannya bukanlah menjadi ancaman parpol lainnya melainkan untuk mengajak bekerjasama dalam membangun bangsa menciptakan kesejahteraan rakyat.
Diakui HT, sebagai partai baru, kelahiran Perindo dimaksudkan untuk bersama kekuatan partai politik lainnya yang senior atau lebih dahulu lahir dalam upaya mensejahterakan rakyat.
Ada alasan mendasar, kenapa Perindo lahir sebagai kekuatan politik baru di Tanah Air.
“Kalau boleh jujur kita harus membenahi bangsa ini, harusnya kita bisa lebih maju dari apa yang kita alami,” tandas HT dalam pidato politiknya pada deklarasi dan pelantikan pengurus DPW Perindo Bali di Denpasar, Selasa (12/5/2015).
Imbuhnya, China yang mampu membukukan angka pertumbuhan ekonomi 9,7,sampai 10 persen selama tiga puluh terakhir.
Ekonomi China berhasil menjadi kekuatan ketiga dunia dan diprediksi dalam jangka tujuh sampai 10 tahun ke depan bakal menjadi nomor satu dunia.
Lantas, bagaimana dengan Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam melimpah dan penduduk yang cukup besar mestinya angka pertumbuhan ekonominya bisa lebih baik lagi.
“Kita saat ini pertumbuhan ekonominya 4,7persen kita mestinya bisa lebih dari itu,” tandasnya.
Seluruh elemen bangsa dan kader Perindo diminta untuk terus berjuang lebih keras lagi dalam mendorong perfumbuhan ekonomi agar lebih baik lagi.
Akibat pertumbuhan tak maksimal itulah melahirkan kesenjangan sosial yang makin melebar.
Pertumbuhan tak maksimal karena masih fokus pada masyarakat kelas menengah dan atas.
Pendapatan perkapita masyarkat saat ini 4000 USD. Sementara 70 persen lebih rakyat Indonesia masih di bawah 1000 USD. Dengan kata lain ekonomi Indonesia masih dikuasasi digerakkan oleh sebagian kecil kelompok masyarakat.
Hal lain yang disoroti HT adalah rendahnya pendidikan di mana 40 persen masyarkat masih berpendidikan rendah.
Rendahnya pendidikan itu mempengaruhi tingkat produktivitas sehingga kurang bisa berkompetisi dengan bangsa lainya.
Belum lagi persoalan moral, korupsi yang mendera bangsa ini dan masih banyak lagi lainnya.
Karena itulah kata dia,Perindo lahir bukan untuk menjadi saingan atau akan berkompetisi bagi parpol yabg sudah ada.
“Kami dirikan Perindo bukan untuk saling kompetisi dengan partai lain atau yang lebih senior tetapi mari kita bekerjasamaa untuk membuat indonesia bisa mengejar ketertinggalan dari bangsa lain,” demikian HT.
“Itulah semangat didirikannya Perindo,” tandasnya dalam acara yang dihadiri ratusan pengurus dan kader Perindo se Bali. (rhm)

