![]() |
| Andrew Chan dan Myuran Sukumaran (foto: the guardian) |
Kabarnusa.com – Menjelang rencana pemindahan dan eksekusi dua terpidana mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, Konsulat Jendral Australia Majell Hind menemui Kepala Kajaksaan Tinggi (Kejati) Bali Momock Bambang Sumiarso.
Didampingi dua stafnya, Majell hendak membicarakan rencana pemindahan terpidana Andrew dan Myuran dengan Kejati Bali.
Terkait kedatangan Majell, Aspidum Kejati Bali Olopan Nainggolan menyatakan, tidak mengetahui persis maksud Majell menemui Kajati. Pasalnya, persoalan yang berkaitan dengan rencana pemindahan duo Bali Nine sudah jelas dan pernah disampaikan.
“Mau bicara apalagi, intinya tinggal acara pemindahan saja, dan itu sudah disampaiukan,” terangnya kepada awak media, Rabu (25/2/2015). Lantaran kesibukan Kajati Bambang, sehingga Majell dia tidak bisa ditemui di ruangannya. Apalagi, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
“Dia datang mendadak tanpa menyampaikan janji terlebih dahulu sehingga Kajati Bambang tidak bisa menemui,” sambung Opolan. Kata dia, pihaknya sudah menyampaikan permakluman jika Kajati hari ini ada kegiatan dan tidak bisa bertemu, namun Majell tetap ngotot ingin bertemu orang nomor satu di Kejati Bali itu.
Sekira satu jam lebih tak kunjung bertemu Kajati, akhirnya Majell yang menunggu di lobi, sempat sebentar ditemui Kajati yang hendak meninggalkan kantor. “Sempat bertemu sebentar, saat akan pulang kantor. Tetapi tidak jelas apa yang dibicarakan,” sambung Olopan.
Media yang sempat memergoki Majell saat datang ke Kejati Bali, tidak mendapat tanggapan saat meminta komentar. Melihat kehadiran media, Majell pasang jurus menghindar dan melarang media mendekat apalagi mengambil foto atau gambar saat kedatangannya di Kejati.
Tidak banyak dikorek keterangan dari Kajati Bali Bambang terkait kedatangan Majell. “Kita sudah mulai siap-siap, dalam waktu dekat sudah bisa dipindahkan,” sergahnya. (kto)

