Pemkab Buleleng Salurkan Rp 91 Juta untuk Ngaben Massal di Tambakan

24 Juli 2026, 08:19 WIB

Buleleng – Sebanyak 91 sawa (jenazah) diikutsertakan dalam upacara Pitra Yadnya Ngaben Massal yang digelar Desa Adat Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Kamis (23/7/2026).

Untuk mendukung pelaksanaan upacara tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng menyalurkan bantuan dana hibah senilai Rp 91 juta.

Bantuan itu diserahkan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat mendampingi Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian upacara ngaben massal tersebut.

Supriatna mengatakan, bantuan diberikan sebesar Rp 1 juta untuk setiap sawa yang mengikuti upacara. Dengan jumlah peserta mencapai 91 sawa, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 91 juta.

“Harapan kami, selain untuk penguatan adat dan budaya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban finansial krama adat yang sedang melaksanakan upacara Pitra Yadnya,” kata Supriatna.

Menurut dia, bantuan untuk ngaben massal merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya Bali yang masih dijaga masyarakat desa adat.

Ngaben massal sendiri menjadi pilihan banyak warga karena dinilai mampu menekan biaya pelaksanaan upacara dibandingkan dilakukan secara perorangan. Selain itu, pelaksanaan secara bersama-sama juga memperkuat semangat gotong royong di tingkat desa adat.

Dalam kesempatan tersebut, Supriatna berharap seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terlibat.

Ia juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap sektor adat dan budaya tidak hanya diberikan melalui bantuan ngaben massal. Pemkab Buleleng setiap tahun juga mengalokasikan bantuan bagi desa adat dan subak.

Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan sarana penunjang kegiatan adat, tata kelola keagamaan, hingga penguatan kelembagaan desa adat dan subak.

Dengan dukungan tersebut, pemerintah daerah berharap keberlangsungan adat, tradisi, dan kearifan lokal di Buleleng tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. ***

Berita Lainnya

Terkini