Kekeringan Landa Sebagian Wilayah Pulau Bali

31 Juli 2015, 08:43 WIB

Kabarnusa.com – Sejumlah wilayah di Pulau Bali dalam beberapa bulan ke depan akan mengalami kekeringan menyusul molornya musim kemarau yang diprediksi hingga Oktober mendatang.

Berdasar amatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) Wilayah III Denpasar sebagian wilayah di Bali dua bulan ke depan tidak akan mendapat guyuran hujan.

Bahka, musim kemarau seperti memasuki bulan Agustus ini, beberapa wilayah telah mengalami kekeringan karena minimnya curah hujan.

Musim kemarau, ditandai kedatangan angin yang meningkat kecepatannya. Sifat angin ini kering berasal dari timur tenggara Bali.

Kepala BMKG WIlayah III Denpasar Made Suardana mengungkapkan, beberapa daerah mengalami kekeringan seperti di Kabupaten Karangasem, Nusa Penida di Kabupaten Klungkung.

“Wilayah Buleleng bagian barat dan Bali bagian barat seperti di Kabupaten Jembrana juga mengalami kekeringan,” katanya dihubungi Jumat 31 Juli 2015.

Kondisi ini musim kemarau diperparah dengan pengaruh Badai El Nino, yang menyebabkan berkurangnya hujan.

“Musim hujan tahun ini, di bawah normal,’ katanya menegaskan.

Kata Suardana, dalam 30 sampai 60 hari ke depan, diperkirakan sebagian wilayah Bali tidak akan mendapatkan guyuran hujan.

Kondisi ini, tidak akan menjadi masalah bagi daerah-daerah yang memiliki tata kelola air yang baik seperti pemanfaatan embung maupun sumur bor.

“Bali utara cenderung akan mengalami kekurangan air, demikian juga Nusa Penida dan Bali Selatan, “sambungnya.

Sedangkan daerah yang masih kategori aman dari kekeringan seperti di wilayah Bali Tengah seperti kabupaten Badung, Tabanan dan Gianyar.

Untuk itu, setiap daerah diminta memaksimalkan potensi kearifan lokal yang dimilikinya dalam mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau tersebut. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini