Siap Gaspol di Mandalika, Veda dan Mario Dapat ‘Energi’ Tambahan dari Keraton Yogyakarta

Sri Sultan menekankan di ajang internasional seperti Moto3 dan Moto2, lawan terberat bukanlah pembalap lain, melainkan keraguan dari dalam diri sendiri.

20 Juli 2026, 17:02 WIB

Yogyakarta -Dua pebalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, baru saja mendapat suntikan semangat spesial. Minggu (19/7) malam, keduanya bersilaturahmi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Keraton Kilen, Yogyakarta.

Pertemuan ini menjadi bekal mental berharga bagi Veda dan Mario sebelum mereka memacu kendaraan di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober mendatang.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Sri Sultan menekankan di ajang internasional seperti Moto3 dan Moto2, lawan terberat bukanlah pembalap lain, melainkan keraguan dari dalam diri sendiri.

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji Minggu (19/7) malam, bersilaturahmi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X/dok.istimewa

“Jangan baru mau mulai sudah bilang susah atau berat. Itu namanya kalah sebelum bertanding. Harus punya motivasi untuk bertahan dan menang,” ujar Sultan memberi nasihat.

Menurut Raja Keraton Yogyakarta ini, pembalap Indonesia tidak perlu minder saat harus berhadapan dengan juara dunia.

Baginya, saat lampu start padam, semua pembalap punya peluang yang sama untuk menang. Sultan pun mengingatkan pentingnya disiplin tinggi dan latihan yang konsisten untuk menghadapi tekanan di lintasan.

Mendapat wejangan langsung dari sosok pimpinan daerah, Veda Ega Pratama mengaku sangat bersemangat. Pembalap asal Gunungkidul ini berjanji akan memaksimalkan persiapan latihan demi memberikan hasil terbaik di Mandalika nanti.

Hal senada disampaikan oleh Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar.

“Kami sowan ke Ngarso Dalem untuk memohon doa restu. Veda dan Mario adalah kebanggaan Indonesia, dan kami berharap mereka bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk berani bermimpi tampil di level dunia,” jelas Ahmad.

Pertemuan di Keraton ini melengkapi rangkaian kegiatan Veda dan Mario di Yogyakarta. Sebelumnya, mereka juga sempat menyapa ratusan penggemar dalam acara Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di kawasan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Antusiasme warga yang hadir menjadi bukti nyata bahwa dukungan masyarakat Indonesia begitu besar bagi perjuangan kedua atlet muda ini di kancah internasional. ***

Berita Lainnya

Terkini