Sudikerta Mulai Bosan dengan Konflik Golkar

22 April 2015, 06:37 WIB
“Beliau (Sudikerta) sudah bosan, sudah bosan, sudah bosan,”ujar Pastika dari dalam kendaraan sambil tertawa.

Kabarnusa.com – Konflik dualisme kepemimpinan mulai membuat putus asa para petinggi partai di daerah bahkan Ketua DPD Golkar Bali kubu Aburizal Bakrie, I Ketut Sudikerta mengaku sudah bosan dengan konflik itu.

Sudikerta yang biasanya berapi-api semangat dalam meladeni pertanyaan media kali ini berusaha menghindar saat dicecar soal perkembangan konflik kubu Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Agung Laksono dan Ical.

Dia terus bungkam saat dimintai komentar soal perkembangan penyelesaian kisruh internal partai Golkar maupun soal terancam gagalnya Golkar bisa ikut pilkada serentak di Bali.

Kepada awak media, Wakil Gubernur Bali itu, terus mengumbar senyum dan bergegas masuk ke mobil yang ditumpangi gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Terus dikejar pertanyaan wartawan, Gubernur Pastika berusaha membantu Sudikerta dalam memberikan jawaban berkelit.

“Beliau (Sudikerta) sudah bosan, sudah bosan, sudah bosan,”ujar Pastika dari dalam kendaraan sambil tertawa.

Saat itulah, sebelum menutup pintu mobil, Sudikerta berujar mengiyakan Pastika.

“Saya ikut perkataan gubernur saja,” selorohnya usai sidang paripurna di DPRD Bali, Selasa 21 April 2015.

Diketahui, partai Golkar Bali terbelah antara kubu Sudikerta dengan kubu Gde Sumarjaya Linggih (Demer). Demer merupakan Plt ketua DPD Golkar Bali kubu Agung Laksono. Ketua kubu saling mengklaim sebagai pengurus yang sah di Bali. (kto)

Berita Lainnya

Terkini