Lovina Festival 2026 Dibuka, Bidik 25 Ribu Pengunjung

25 Juli 2026, 08:23 WIB

BulelengLovina Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Pantai Lovina, Jumat (24/7/2026) malam. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng tidak hanya menggelar festival budaya dan hiburan, namun juga menargetkan 25.000 pengunjung serta mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Bali Utara.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan cengceng oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di panggung utama Pantai Lovina. Mengusung tema “Theatre of Dolphins”, festival yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata itu berlangsung selama lima hari, lebih lama dibanding tahun sebelumnya.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan Lovina Festival telah berkembang menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya yang memperkenalkan potensi Bali Utara kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami mengajak seluruh pelaku pariwisata di kawasan Lovina untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi. Kami menyadari sepenuhnya bahwa tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari para pelaku pariwisata, baik pengelola hotel, restoran, pemandu wisata, hingga pelaku usaha lainnya, pelaksanaan Lovina Festival 2026 tidak akan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sutjidra.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu pembeda utama penyelenggaraan festival tahun ini. Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng menggandeng dinas pariwisata seluruh kabupaten/kota di Bali hingga Kabupaten Banyuwangi untuk bersama-sama mempromosikan Lovina.

“Kolaborasi ini bukan hanya untuk memperkenalkan Lovina atau Buleleng semata, tetapi juga untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata yang utuh, beragam, dan saling terhubung. Ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain menggandeng pemerintah daerah lain, festival tahun ini juga melibatkan puluhan komunitas mulai dari pelari, fotografer, pelaku tradisi sampi gerumbungan, sanggar seni hingga musisi lokal.

Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengungkapkan tema “Theatre of Dolphins” dipilih untuk menegaskan posisi Lovina sebagai panggung alam yang memadukan keindahan laut, lumba-lumba, seni, dan budaya masyarakat setempat.

“Tema ini mencerminkan kolaborasi antara alam dan manusia yang menghadirkan pengalaman wisata yang hidup, dinamis, dan berkelanjutan,” kata Reika.

Untuk pertama kalinya, festival dibagi ke dalam dua lokasi utama. Panggung Tasikmadu digelar pada 24-26 Juli dengan menyasar wisatawan mancanegara, sedangkan panggung Binaria berlangsung pada 26-28 Juli dengan fokus wisatawan domestik.

Reika mengatakan durasi festival yang diperpanjang menjadi lima hari diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan di Buleleng sekaligus memperbesar perputaran ekonomi masyarakat.

“Perpanjangan ini diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata,” ungkapnya.

Panitia menargetkan sedikitnya 25.000 kunjungan selama pelaksanaan festival atau rata-rata 5.000 pengunjung per hari. Untuk mencapai target tersebut, lebih dari 250 pengisi acara dilibatkan, termasuk artis nasional dan talenta lokal.

Selain itu, sebanyak 82 pelaku UMKM ikut ambil bagian membuka stan usaha, sementara 44 komunitas dari sektor seni, olahraga, lingkungan hingga industri kreatif turut meramaikan berbagai kegiatan festival.

Data penyelenggara menunjukkan Lovina Festival 2025 berhasil menarik lebih dari 20.000 pengunjung dengan total transaksi ekonomi mencapai lebih dari Rp600 juta. Tingkat hunian hotel di kawasan Lovina saat itu rata-rata mencapai 82 persen dan beberapa hotel bahkan penuh selama festival berlangsung.

Berita Lainnya

Terkini