Nyalon Ketum Golkar, Ini Modal Idrus Marham

15 Februari 2016, 07:05 WIB

Kabarnusa.com – Silaturahmi menjadi kunci utama dalam meraih simpati dan dukungan. Itulah yang terus dilakukan Idrus Marham yang kini membulatkan tekad bertarung dalam perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar pada Munaslub mendatang.

Menurut Idrus, langkahnya maju dalam bursa pencalonan ketua umum tak lain untuk membesarkan partai beringin, partai yang juga telah membesarkan namanya hingga menempati posisi setrategis sebagai Sekjen DPP Golkar.

“Keyakinan saya, tidak pernah ragu maju, karena itu modal saya. mereka tidak memilih pemimpin karena pertimbangan subyektif tetapi lebih pada obyektivitas dan rasional,” katanya di sela pelantikan pengurus DPD Golkar Bali periode 2016-2021 dan Rakerda I di Denpasar, Minggu 14 Februari 2016.

Berbekal pengalaman organisasi menjadi Sekjen selama enam tahun, dia mengaku terus melakukan komunikasi atau silaturahmi, karena itu diyakini akan memanjangkan umur, juga bisa menyelesaikan persoalan.

Memberikan pelayanan kepada kader dan pengurus lewat komunikasi politik yang cukup lancar di seluruh daerah, menjadikannya mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi di internal partai.

“Komunikasi saya selama ini, akan saya lanjutkan, kaena kunci politik itu adalah komunikasi, siapa yang memilik komunikasi yang baik, dialah yang nantinya, akan muncul menjadi pemimpin ke depan,” kata dosen S-3 di sejumlah universitas itu.

Dengan banyaknya kader yang maju dalam pencalonan ketua umum, Idrus ingin membangun budaya politik, yang mengedapankan kebersamaan, kesetiakawanan.

Bagaimana, sesama kader saling menguatkan, membesarkan satu sama lain, tidak saling menggergaji tetapi dalam balutan kesetiakawanan sesama kader partai.

“Itulah yang saya katakan, ke depan sesuai doktrin Golkar karya dan kekaryaan, yang mengandung nilai filosofi kepemimpinan, yang mengedepankan pertarungan konseptual dan prestasi,” tandasnya,

Hanya dengan cara itu, akan bisa melahirkan pemimpin dan prestasi besar yang diharapkan serta berkinerja kuat, membesarkan partai ke depan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Karenanya, Idrus mengngatkan, pragmatisme dengan politik uang di pertarungan perebutan ketua umum Golkar, harus disingkirkan.

“Selama ini, saya sudah silaturahmi ke semua kader, saya tidak punya modal uang, hanya modal silaturahmi,” tutupnya. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini