Erick Thohir Berburu Talenta Masa Depan di Jogja: Fokus Cetak Pemain Sejak Usia Dini

PSSI terus konsisten menjalankan program pembinaan melalui turnamen seperti Piala Soeratin dan Piala Pertiwi dalam tiga tahun terakhir.

8 Juli 2026, 16:32 WIB

Yogyakarta– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan kunci utama masa depan sepak bola Indonesia terletak pada pembinaan usia dini.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Festival Grassroot U10 dan U12 Piala Presiden 2026 di JEC Soccer Field, Yogyakarta, Rabu (8/7).

Erick menekankan pentingnya membangun fondasi yang kuat sejak level terbawah.

Menurutnya, langkah ini sangat strategis, apalagi FIFA kini mulai melirik kompetisi untuk kelompok usia yang lebih muda, seperti kejuaraan U15 yang akan dimulai pada Oktober mendatang.

“Menciptakan pemain itu harus dari bawah. Kejuaraan U10 dan U12 ini adalah fondasi untuk mencari bibit-bibit baru bagi Timnas masa depan,” ujar Erick di lokasi.

Ia juga menambahkan, PSSI terus konsisten menjalankan program pembinaan melalui turnamen seperti Piala Soeratin dan Piala Pertiwi dalam tiga tahun terakhir.

“Tidak mungkin melakukan pembinaan hanya dari atas, harus dari bawah,” tegasnya.

Semangat Erick Thohir disambut hangat oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pusat terhadap pembinaan atlet muda di daerahnya.

“Kami sangat semangat sesuai harapan Pak Menteri. Kami berharap, setidaknya ada satu, dua, atau bahkan sebelas pemain masa depan Timnas yang lahir dari ajang Piala Presiden di Jogja ini,” ujar Wawan optimistis.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Dessy Arfianto, menyatakan pihaknya siap mengawal talenta-talenta muda ini agar siap berkompetisi di jenjang yang lebih tinggi, termasuk proyeksi untuk U15.

Setelah meninjau ajang grassroot ini, agenda Erick Thohir di Yogyakarta berlanjut pada sore hari untuk menyaksikan laga semifinal Piala Presiden Liga 4 di Stadion Mandala Krida.

Langkah kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta ini menjadi bukti nyata keseriusan Indonesia dalam mencetak generasi emas pesepak bola yang mampu bersaing di kancah dunia. ***

Berita Lainnya

Terkini