Menteri Trenggono: Pushidrosal Tata Ruang Laut sesuai Prinsip Ekonomi Biru

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menerangkan selama ini Pushidrosal berkontribusi dalam penataan ruang laut sesuai prinsip ekonomi biru.

18 Juni 2022, 17:11 WIB

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono selama ini berkontribusi dalam penataan ruang laut sesuai prinsip .

“Salah satunya dalam hal pengaturan dan pemasangan kabel dan pipa bawah laut sesuai koridor sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 tahun 2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut,” tutur Sakti Wahyu Trenggono saat menerima brevet kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL.

Penyematan brevet dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Anjungan KRI Rigel-933 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (16/6/2022).

Pihaknya optimis sinergi lintas sektor ini semakin kuat, sehingga tujuan utama menata ruang laut Indonesia untuk kepentingan kedaulatan negara, pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan tentunya untuk keberlanjutan ekosistem laut, dapat terwujud sempurna.

Peta tentang kelautan dan oseanografi adalah hal yang esensial. adalah mitra kerja KKP. Maka dari itu, kita akan dukung penuh apa yang dilakukan ,” ujar usai acara penyerahan brevet.

Penyematan brevet kepada sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan peran Kementerian Kelautan dan Perikanan yang turut memajukan dan mengembangkan , serta berkontribusi besar dalam mewujudkan kerjasama di bidang hidro-oseanografi secara nasional dan internasional.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menambahkan sinergi yang apik bersama KKP selama ini tidak hanya terkait pemasangan dan pengaturan kabel dan pipa bawah laut, tapi juga mengenai penyajian data kelautan hingga pembangunan wilayah pesisir.

Sinergi baik inilah menurutnya yang menjadi dasar pemberian brevet kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL kepada Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

“KKP itu sebagai leading sektor kelautan. Pertimbangan ya dukungan yang diberikan KKP selama ini untuk kemajuan hidro-oseanografi. Tanpa kerja sama KKP, rasanya kurang,” ungkap Yudo Margono.

Penyematan brevet kehormatan didampingi oleh Komandan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Danpushidros) Laksamana Madya TNI Nurhidayat, selaku Chief Hidrografer Indonesia. Penyematan brevet kehormatan ini sekaligus menetapkan sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi. ***

Artikel Lainnya

Terkini