Polda DIY Buka Suara Soal Dugaan Alat Pelacak di Mobil Mantan Ketua BEM UGM

Mantan Ketua BEM KM UGM periode 2025 Tyo Ardianto dalam akun Tiktok pribadinya mengaku menemukan perangkat yang diduga sebagai alat pelacak (PBX Finder) terpasang di bawah mobilnya sepulang mengikuti aksi 'Gejayan Memanggil' di Sleman

15 Juni 2026, 15:02 WIB

Yogyakarta– Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya memberikan tanggapan terkait kabar dugaan intimidasi yang dialami Tyo Ardianto, mantan Ketua BEM KM UGM periode 2025.

Sebelumnya, dalam akun Tiktok tyoardianto, Tyo mengaku menemukan perangkat yang diduga sebagai alat pelacak (PBX Finder) terpasang di bawah mobilnya sepulang mengikuti aksi ‘Gejayan Memanggil’ di Sleman.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa sosok di balik pemasangan alat tersebut maupun motifnya.

Kejadian ini pun memicu perhatian luas, terutama terkait isu keamanan bagi para aktivis di Yogyakarta.

Menanggapi isu tersebut, Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan hingga Senin (15/6/2026), pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak Tyo Ardianto.

Meski demikian, polisi memastikan mereka tetap memantau situasi di lapangan.

“Jajaran kami tetap melakukan pemantauan dan mengumpulkan informasi awal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Ihsan kepada wartawan.

Kombes Pol Ihsan mengimbau Tyo, atau siapa pun yang merasa dirugikan, untuk segera melapor secara resmi ke kantor polisi.

Menurutnya, laporan resmi adalah langkah penting agar kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat untuk memulai proses penyelidikan.

“Kami mempersilakan Saudara Tyo untuk membuat laporan resmi ke Polda DIY. Laporan itu penting sebagai dasar kami melakukan penyelidikan secara prosedural, objektif, dan mendalam,” tegasnya.

Saat ini, kasus ini masih terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan publik menunggu langkah selanjutnya terkait pengusutan dugaan pengawasan terselubung tersebut.***

Berita Lainnya

Terkini