Kabarnusa.com – wisatawan asal China bernama Qi Ruiling (57) tewas mengenaskan setelah terjatuh dari tebing saat foto selfie di Pura Batu Bolong sekitar Pantai Tanah Lot Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Kamis (31/12/2015) siang.
Satu korban lainnya asal China Zeng Fang (58) beruntung nyawanya bisa terselamatkan meski mengalami luka-luka parah setelag Keduanya terjatuh di tebing ketinggian 15 meter di kawasan Pura Batu Bolong, Tanah Lot.
Sementara rekannya Zeng Fang mengalami patah pada pergelangan tangan kiri, lecet pada paha sebelah kiri, memar pada punggung dan bokong, serta benjolan dan robek pada kepala akibat terbentur karang, Kamis, (31/12) siang.
Informasinya, kedua korban, datang ke Tanah Lot bersama rombongan yang berjumlah 35 orang menginap di Hotel Lorilin Pecatu ke Tanah Lot.
Mereka diantar pemandu Wisata rombongan Daniel Lin (51) bermaksud mengisi liburan menjelang tahun baru 2016 dengan menikmati pemandangan di kawasan pantai yang terkenal seantero dunia itu.
Sekira pukul 11.58 wita rombongan hendak pulang meninggalkan kawasan obyek wisata andalan di Bali itu.
Ketika sebagian besar rombongan masuk mobil. justru kedua korban pergi ke sekitar ke Pura Batu Bolong untuk berfoto.
“Saya sedang mengajak rombongan kembali ke Bus Pariwisata, tetapi kedua korban ke Pura Batu Bolong berfoto,” terang Daniel kepada petugas.
Saat itu, korban Qi Ruiling berada di pinggir tebing mengambil foto mengajak rekanya Zeng Fang untuk ikut berfoto bersama.
Korban sempat meminta tolong suaminya Li Zhang Hong (60), untuk mengambil foto.
Ketika posisinya berada di pinggir tebing bagian barat, korban diduga hendak berpegangan pada rantai pembatas pinggir tebing yang cukup curam itu.
Didiga kurang berhati-hati, rantai pembatas plastik yang dipegang keduanya terputus. Karuan saja keduanya terpeleset jatuh ke tebing menghantam batu karang dan langsung digulung ombak.
Petugas Life Guard Tanah Lot yang melakukan pencarian dibantu warga usai kejadian, berhasil menemukan Qi Ruiling namun dalam kondisi tewas. Beruntung Zeng Fang masih bisa diselamatkan dan dievakuasi ke BRSUD Tabanan.
Dikonfirmasi wartawan, Kapolres Tabanan, AKBP Putu Putera Sadana mengatakan kasusnya masih dalam penyelidikan.
Petugas langsung melakukan olah TKP, identifikasi dan memeriksa saksi-saksi termasuk rombongan wisman China lainnya dan pemandu wisata.
“Penyebab jatuhnya korban masih diselidiki apakah, karena terpeleset atau hal lain, Kami sudah koordinasi dengan konsulat China,” imbuhnya. (gus)

